Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Uang Palsu

Pemilik Kios di Sinjai Utara Terima Uang Palsu Pecahan Rp50 Ribu

Peredaran uang palsu marak di Sinjai. Pemilik kios di Sinjai Utara jadi korban. Warga harap polisi segera ungkap pelaku.

Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-Timur.com/Taqwa
UANG PALSU : Dedi, pemilik kios bahan campuran di Sinjai Utara, jadi korban peredaran uang palsu. Kasus serupa juga dialami pedagang lainnya di Sinjai. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI – Peredaran uang palsu marak di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Kali ini, pemilik kios di Jalan Tondong, Kecamatan Sinjai Utara, bernama Dedi menjadi korban uang palsu pecahan Rp50 ribu.

Dedi mengaku kejadian tersebut berlangsung sekitar sepekan lalu.

“Sudah satu minggu ini,” kata Dedi kepada Tribun-Timur.com, Kamis (29/5/2025).

Uang palsu tersebut kini ia tempel di lemari etalase kiosnya sebagai peringatan.

Dedi mengaku masih mengingat ciri-ciri orang yang membelanjakan uang palsu itu.

“Saya tidak kenal identitasnya, tapi ciri-cirinya saya masih ingat,” katanya.

Menurut Dedi, uang palsu itu tampak kusam dan memiliki tekstur berbeda dari uang asli.

“Sepertinya uang ini di-print menggunakan kertas HVS,” ujarnya.

Ia juga menyebut pelaku datang berdua.

“Ada satu orang yang tunggu di motor, satu orang yang masuk untuk membeli rokok,” katanya.

Bukan hanya Dedi yang menjadi korban.

“Memang sudah marak. Ada juga penjual gorengan di sebelah yang mendapat uang palsu,” ujarnya.

Kejadian serupa juga terjadi pada April 2025. 

Saat itu, pemilik kios di Jalan Wolter Monginsidi, bernama Fira, menerima uang palsu pecahan Rp100 ribu.

Para korban mengaku resah dan berharap aparat kepolisian segera mengungkap sindikat uang palsu di Sinjai. (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved