Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kursi Kosong Warnai Paripurna DPRD Sulsel, Hanya 28 Legislator Hadir Fisik

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman juga tidak hadir dan hanya utus Sekda Sulsel, Jufri Rahman.

Tayang:
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM/Erlan Saputra
DPRD SULSEL - Penampakan rapat paripurna DPRD Sulsel di Gedung DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo Makassar, Jumat (16/5/2025) jelang sore. Tercatat hanya 28 legislator yang hadir rapat paripurna. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Rapat Paripurna DPRD Sulsel diwarnai deretan kursi kosong.

Dari 84 anggota legislatif, hanya 28 dewan yang hadir secara fisik dalam paripurna yang digelar di Gedung DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (16/5/2025) siang.

Padahal paripurna tersebut mengagendakan dua hal penting.

Yakni penetapan rekomendasi DPRD atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulsel Akhir Tahun Anggaran 2024.

Kemudian penutupan masa persidangan II dan pembukaan masa persidangan III Tahun Sidang 2024/2025.

Rapat dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Sulsel, Rahman Pina, didampingi Wakil Ketua Yasir Mahmud dan Fauzi A Wawo.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman tidak hadir juga hanya utus Sekda Sulsel, Jufri Rahman.

Sebelum memulai rapat, Rahman Pina menyampaikan, paripurna sah digelar karena telah memenuhi syarat kehadiran secara administratif.

"Sesuai catatan sekretariat, sebanyak 45 anggota DPRD telah menandatangani daftar hadir. Dengan demikian, rapat paripurna ini memenuhi kuorum," ujar Rahman Pina.

Tercatat hanya 28 legislator yang hadir rapat paripurna.
DPRD SULSEL - Penampakan rapat paripurna DPRD Sulsel di Gedung DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo Makassar, Jumat (16/5/2025) jelang sore. Tercatat hanya 28 legislator yang hadir rapat paripurna.

Namun, anggota Fraksi Golkar, Andi Patarai Amir, langsung menginterupsi dan mempertanyakan keabsahan forum secara faktual.

"Mohon izin sebelum rapat ini dibuka, saya ingin menegaskan bahwa meskipun secara administrasi tercatat 45 orang, kenyataan di lapangan yang hadir secara fisik hanya sekitar 28 orang," kata Patarai.

Politisi Partai Golkar itu kemudian meminta agar diberikan kejelasan dan hal tersebut menjadi catatan.

Menanggapi hal tersebut, Rahman Pina menjelaskan bahwa jumlah 45 orang merupakan akumulasi anggota yang terdaftar hadir.

Namun beberapa di antaranya meminta izin.

Tercatat 17 anggota dewan izin sehingga yang hadir secara fisik hanya 28 legislator.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved