Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kadin Nilai Langkah Prabowo Ekspor SDA Lewat BUMN Bisa Perkuat Devisa dan Hilirisasi

Kadin menilai manfaat ekonomi kekayaan alam harus lebih maksimal dirasakan di dalam negeri

Tayang:
Editor: Ari Maryadi
Tribunnews.com
RAPAT PARIPURNA DPR - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Rapat paripurna DPR beragendakan antara lain penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal oleh Presiden Prabowo. 

Ringkasan Berita:
  • Prabowo mewajibkan seluruh penjualan hasil ekspor komoditas SDA dilakukan melalui BUMN ditunjuk sebagai pengekspor tunggal
  • Kebijakan ini disampaikan dalam rapat paripurna mengenai penyampaian KEM dan PPKF RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Gedung DPR RI, Jakarta Rabu (20/5/2026)
  • Pengusaha kadin Sulsel, Andi Iwan, menilai kebijkan itu berpotensi memperkuat devisa negara dan mempercepat hilirisasi industri nasional

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR — Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia Andi Iwan Darmawan Aras menilai kebijakan pemerintah memperkuat ekspor sumber daya alam (SDA) melalui BUMN dapat menjadi langkah strategis bagi ekonomi nasional.

Menurutnya, kebijakan yang digagas pemerintahan Prabowo Subianto itu berpotensi memperkuat devisa negara dan mempercepat hilirisasi industri nasional.

“Secara konsep ini baik. Negara ingin memperkuat kontrol devisa dan meningkatkan nilai tambah SDA di dalam negeri,” ujar Andi Iwan Darmawan Aras kepada wartawan Kamis (21/5/2026).

Ia mengatakan Indonesia memiliki sumber daya alam besar. Namun manfaat ekonominya harus lebih maksimal dirasakan di dalam negeri.

Karena itu, penguatan tata kelola ekspor dinilai penting untuk mendukung ketahanan ekonomi nasional.

“Kita ingin devisa ekspor lebih kuat. Hilirisasi juga harus dipercepat agar industri nasional berkembang,” katanya.

PSBM XXVI - Ketua Kadin Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras.
PSBM XXVI - Ketua Kadin Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras. (Tribun-timur.com)

Meski begitu, Andi Iwan mengingatkan agar kebijakan tersebut tetap menjaga iklim investasi dan kepastian usaha.

Menurutnya, dunia usaha membutuhkan sistem yang cepat, transparan, dan efisien.

“Kita percaya pemerintahan Pak Prabowo akan memunculkan birokrasi yang tidak memperlambat ekspor. Pasar global bergerak cepat,” ujarnya.

Ia menilai profesionalisme BUMN menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut.

BUMN, kata dia, harus dikelola dengan standar korporasi modern dan memiliki daya saing global.

“BUMN harus profesional dan agile. Tata kelola juga harus kuat dan transparan,” katanya.

Andi Iwan juga menilai kebijakan itu dapat membuka peluang besar bagi penguatan industri nasional.

Jika hilirisasi berjalan baik, maka dampaknya akan dirasakan terhadap penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved