Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ali Yafid Lantik 670 CPNS di Lingkup Kemenag Sulsel

Mereka yang dilantik berasal dari 24 Kabupaten Kota se Sulsel dan dari Kanwil Kemenag Sulsel.

Tayang:
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Renaldi Cahyadi
PELANTIKAN CPNS - Suasana aula Kanwil Kemenag Sulsel, Jl Nuri, Kota Makassar, Kamis (21/5/2026). Ali Yafid lantik 670 CPNS formasi 2025 di lingkup Kemenag Sulsel. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 670 CPNS di Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan (Sulsel) resmi dilantik di Aula Kemenag Sulsel, Jl Nuri, Kota Makassar, Kamis (21/5/2026).

Mereka yang dilantik berasal dari 24 Kabupaten Kota se Sulsel dan dari Kanwil Kemenag Sulsel.

Pelantikan mereka dipimpin langsung oleh, Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Ali Yafid.

Dimana Ali Yafid menyerahkan SK Pegawai Negeri Sipil (PNS) kepada seluruh CPNS formasi 2025.

“Saya tetap berkomitmen untuk berdiri tegak lurus di jalur mempertahankan integritas selaku aparatur Kementerian Agama,” kata Ali Yafid.

Ia memastikan seluruh tahapan pelantikan hingga penyerahan SK PNS maupun PPPK dilakukan secara gratis tanpa biaya apa pun.

"Jadi kalau ada rumor yang berkembang di luar, itu hoaks. Saya tidak pernah menginstruksikan hal tersebut, bahkan berkomitmen menghindari dan menghilangkannya,” ujarnya.

Ali Yafid menekankan pentingnya menjaga etika, akhlak, dan profesionalisme sebagai aparatur sipil negara.

Di hadapan 670 CPNS Kemenag seSulsel yang mengikuti prosesi secara hybrid, ia mengingatkan bahwa ASN Kementerian Agama harus mampu menjaga citra institusi di tengah tingginya sorotan publik.

“Yang dilihat hari ini adalah etika adik-adik semuanya,” ungkapnya.

Ia meminta agar para CPNS tetap menghormati orang tua dan guru yang telah berjasa dalam perjalanan mereka hingga berhasil menjadi ASN.

“Jangan pernah durhaka, jangan pernah mengabaikan orang tua kalau ingin bahagia dunia dan akhirat,” kata dia.

Ali Yafid turut mendorong lahirnya inovasi layanan publik berbasis digital di lingkungan Kementerian Agama.

“Kalau perlu buat aplikasi, supaya masyarakat tidak perlu datang lagi ke kantor,” katanya.

Ia mengajak seluruh CPNS menjaga marwah Kementerian Agama sekaligus mendukung penguatan zona integritas menuju birokrasi yang bersih, profesional, dan melayani.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved