UMI dan NUS Kupas Tuntas Manuskrip Daeng Paduppa, Dihadiri Langsung Jusuf Kalla
Jusuf Kalla hadir sebagai tamu kehormatan, bersama para peneliti dan pembicara terkemuka dari NUS dan UMI.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Alfian
"Empat karakter itu membuat kaya. Bukan karena uang, tapi kaya akan ide, inovasi," papar JK
JK berharap agar UMI dan Nasional University Singapore bekerja sama dalam melakukan riset ilmiah terkait masyarakat Bugus Makassar di Singapura.
Sementara itu, Rektor UMI Prof Hambali Thalib menerangkan, kegiatan ini juga bagian keikutsertaan UMI pada peringatan 60 tahun Kemerdekaan Singapura dan perayaan 200 tahun persahabatan Orang Bugis-Makassar dengan Masyarakat Singapura pada tahun 2025.
“Tema ini mengajak kita menyadari bahwa laut bukanlah pemisah, melainkan penghubung. Sejarah telah mencatat bagaimana pelaut Bugis dan Makassar menjalin relasi dagang hingga ke Semenanjung Malaya dan sekitarnya. Dari sini, kita belajar bahwa kolaborasi lintas wilayah dan bangsa adalah warisan, bukan hanya tuntutan zaman,” terangnya.
Dalam kerja sama ini, ia berharap UMI-NUS dapat menggali dan mendokumentasikan warisan sejarah maritim kita secara lebih ilmiah dan berkelanjutan.
Juga bisa mendorong kolaborasi riset lintas negara yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan kawasan maritim ASEAN.
Serta bisa membangun pemahaman lintas budaya antara generasi muda Indonesia dan Singapura agar mampu menjadi pelanjut sejarah konektivitas maritim yang harmonis.(*)
| Terungkap! Sosok Pria Rambut Cepak saat Ricuh di Kampus UMI, Tunjukkan Kartu Identitas ke Brimob |
|
|---|
| Puluhan Mahasiswa yang Ditangkap saat Demo Ricuh 3 Dekade Amarah UMI Dipulangkan |
|
|---|
| Elite PDIP Bela JK, Akui Peran Bantu Jokowi di Pilgub DKI Jakarta 2012 |
|
|---|
| IKA SMP Islam Athirah Kajaolalido Bukan Paguyuban Biasa: Hadir dari Cinta untuk Melahirkan Generasi |
|
|---|
| Puluhan Mahasiswa Ditangkap Usai Demo Peringatan Amarah UMI Berakhir Ricuh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/SEMINAR-BERSAMA-Wakil-Presiden-ke-6-dan-10-Republik-Indonesia-HM-Jusuf-Kalla.jpg)