Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sampah Banjir Menumpuk di Sungai Diccekang Maros, Potensi Meluap Saat Hujan

Sampah kayu dan ranting menumpuk di Sungai Diccekang, Moncongloe. Aliran air terhambat dan berisiko banjir saat hujan deras.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sukmawati Ibrahim
: Camat Moncongloe
SAMPAH MENUMPUK – Tumpukan kayu dan ranting pohon memenuhi aliran Sungai Diccekang, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros. Kondisi ini menghambat aliran air dan berpotensi menyebabkan banjir saat hujan deras. 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS – Sampah kayu dan ranting pohon menumpuk di aliran Sungai Diccekang, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Tumpukan sampah ini menghambat aliran air dan berpotensi menyebabkan luapan saat hujan deras.

Camat Moncongloe, Herwan, mengatakan sampah tersebut terseret banjir Februari lalu.

“Sejak banjir, semua sisa kayu tersangkut di bawah jembatan Sungai Diccekang,” ujarnya kepada Tribun-Timur.com, Selasa (15/4/2025).

Pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi untuk menangani sampah yang menutupi saluran air tersebut.

“Hasil koordinasi, kita akan eksekusi bersama TNI-Polri pada Minggu, 27 April 2025,” ungkapnya.

Selain di aliran sungai, penumpukan sampah juga terlihat di tepi jalan poros Kecamatan Moncongloe

Sampah rumah tangga yang menumpuk kerap menimbulkan bau tak sedap.

Herwan mengakui, hingga kini belum tersedia tempat pembuangan sampah khusus di wilayahnya.

Pengangkutan sampah hanya dilakukan jika pemerintah setempat melapor ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Untuk sementara, penanganan sampah kami lakukan dengan bekerja sama dengan DLH. Armada mereka akan turun jika kami laporkan titik penumpukan sampah di pinggir jalan poros wilayah Moncongloe,” tutupnya. (*)

 

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved