Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Headline Tribun Timur

Silakan Pawai Takbiran di Kecamatan

Imbauan itu disampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin jelang Hari Raya Idulfitri 1446 H.

Editor: Sudirman
TRIBUN TIMUR
HEADLINE TRIBUN TIMUR - Pemerintah Kota (Pemkot) melarang pawai takbiran keliling Kota Makassar. Pawai hanya bisa dilakukan dimasing-masing kecamatan. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Wali Kota Makassar melarang warga Makassar menggelar pawai takbiran keliling Kota Makassar.

Ia mengimbau, takbiran digelar di masing-masing kecamatan agar mengurangi kemacetan di jalan-jalan protokol.

Imbauan itu disampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin jelang Hari Raya Idulfitri 1446 H.

Tradisi masyarakat Sulsel, khususnya di Makassar, jelang Lebaran, biasanya mereka menggelar takbiran keliling.

Takbiran ini merupakan bentuk kebahagiaan warga Muslim setelah menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh. 

Baca juga: 409 Personel Damkar Makassar Siaga di Momen Mudik Lebaran, Antisipasi Bencana Kebakaran

Di beberapa daerah, takbiran keliling ini bahkan dilombakan. Masyarkat, termasuk instansi pemerintahan berlomba-lomba menampilkan kreasi takbiran yang membuat penonton kagum.

Kendaraan yang membawa peserta takbiran dihias sedemikian rupa agar pawai takbiran berlangsung meriah.

Kini, Pemkot Makassar menegaskan tidak mentolerir kegiatan pawai takbiran di tengah Kota Makassar

Munafri mengatakan, keputusan ini diambil demi menjaga ketertiban, menghindari kemacetan, serta mencegah potensi gangguan keamanan.

Ada baiknya kata Munafri jika takbiran dilangsungkan di masing-masing wilayah. 

“Saya akan melarang pawai keliling. Kalau mau, cukup takbiran diadakan di tempat masing-masing, di kecamatan,” tegas Munafri Arifuddin, Rabu (26/3). 

Menurutnya, pergerakan massa dalam jumlah besar pada malam takbiran berpotensi menyebabkan kemacetan parah dan meningkatkan risiko keselamatan.

“Orang lalu-lalang di malam Lebaran itu banyak. Pergerakannya tinggi dan bisa lebih berbahaya. Mending fokus di tempat masing-masing saja,” lanjutnya.

Ia juga mengimbau komunitas dan kelompok masyarakat agar tidak pawai dalam bentuk apa pun. 

“Apalagi pawai-pawai, jangan. Komunitas diharapkan tidak menggelar pawai takbiran,” tegasnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved