Sempat Viral, Polrestabes Makassar Pastikan Demo Dukung Jusuf Kalla Batal
Mulai dari Instagram hingga grup WhatsApp. Pamflet itu memuat ajakan turun ke jalan.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Rencana aksi dukungan terhadap Jusuf Kalla di Kota Makassar dipastikan batal.
Padahal, sebelumnya pamflet seruan aksi sempat beredar luas di media sosial.
Mulai dari Instagram hingga grup WhatsApp.
Pamflet itu memuat ajakan turun ke jalan.
Bahkan mencantumkan sejumlah titik aksi.
Salah satunya kawasan Fly Over Makassar.
Seruan tersebut datang dari kelompok yang menamakan diri Laskar Garuda Indonesia Bersatu.
Aksi ini disebut-sebut sebagai bentuk dukungan terhadap JK.
Seruan itu muncul setelah viral potongan video pidato JK di Universitas Gadjah Mada, Maret lalu.
Dalam video tersebut, muncul pernyataan soal “mati syahid” yang kemudian ramai diperbincangkan publik.
Isu itu memicu reaksi di media sosial. Termasuk munculnya ajakan aksi di Makassar.
Namun, rencana aksi itu tidak berlanjut.
Kasat Intelkam Polrestabes Makassar, Kompol Surahman, menegaskan hingga kini tidak ada pemberitahuan resmi yang masuk ke kepolisian.
“Yang pasti sampai saat ini belum ada surat pemberitahuan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (16/4/2026).
Polisi kemudian mengambil langkah cepat.
| Sulsel Butuh Tambahan Jalan Tol, Baru 25 Km Tak Sampai 1 Persen Nasional |
|
|---|
| Perkuat Sinergi, Imigrasi Makassar Gelar Rapat Koordinasi TIMPORA di Kabupaten Gowa |
|
|---|
| Bidik PAD Rp2,3 T Tertinggi di Sulsel, Munafri Pilih Hemat Tanpa Mobil Dinas Baru |
|
|---|
| Pasukan Ramang Penentu Juara Super League! |
|
|---|
| Menyoal Pernyataan Jusuf Kalla: Kontroversial Makna Syahid dan Mati Konyol |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Pamflet-Jusuf-Kalla-beredar-di-media-sosial-Polisi.jpg)