Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Nasib Diny Anak Kompol Sirajuddin Usai Tuduh Anggota DPRD Maluku Utara Selingkuh, Kini Terancam

Pada Pileg 2024, Agriati Yulin Mus ikut maju mencalonkan diri sebagai caleg anggota DPRD Malut.

Tayang:
Editor: Ansar
TribunMedan.com
DUGAAN PERSELINGKUHAN: Sosok dan Harta Kekayaan Agriati Yulin Mus, Anggota DPRD Disebut-sebut Selingkuh dengan Wakapolres Taliabu, Kompol Sirajuddin, Jumat (28/2/2025). Pada tahun 2017 silam, Agriati Yulin Mus juga pernah dilaporkan ke Ditreskrimum Polda Maluku Utara atas dugaan perzinahan dengan Halik Pora, saat itu menjabat Kadis Pertanian Pulau Taliabu. 

Kendati demikian, Nurul Mulyani membenarkan adanya rekaman suara antara kliennya dengan Kompol Sirajuddin yang disebarkan.

"Percakapan (rekaman suara) antara klien kami dan bapaknya itu sudah lama (satu tahun lalu)," kata Nurul.

Akan tetapi, Nurul menegaskan bahwa percakapan antara kliennya dengan Sirajuddin hanyalah sebatas pertemanan dan tidak menjurus ke perselingkuhan.

"Prinsipnya tuduhan perselingkuhan yang dimaksud tidak ada sama sekali," tandasnya.

BK DPRD Klarifikasi ke Agriati Yulin Mus

Menanggapi dugaan perselingkuhan anggota DPRD Maluku Utara Agriati Yulin Mus, Badan Kehormatan (BK) DPRD Maluku Utara sedang memprosesnya.

Sekretaris BK DPRD Maluku Utara, Iksan Subur, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap Agriati Yulin untuk mengklarifikasi isu tersebut.

"Kami BK tinggal menunggu proses hukum yang saat ini sedang ditangani Polda," kata Iksan saat dihubungi oleh Tribun Ternate, Senin (3/3/2025).

Agriati Yulin mengeklaim bahwa masalah ini merupakan peristiwa lama, sebelum ia menjabat sebagai anggota DPRD.

"Percakapan yang ada hanyalah bahasa candaan dan tidak sampai pada hubungan spesial," tambah Iksan.

Iksan menjelaskan bahwa setelah klarifikasi, BK akan mengambil keputusan pada Selasa (4/3/2025).

"Kita akan putuskan apakah sanksinya sebatas peringatan atau ada hukuman lain yang lebih berat. Nanti kita lihat hasil keputusannya," tegasnya.

Lebih lanjut, Iksan menekankan bahwa jika dalam proses penyelidikan kepolisian ditemukan dugaan yang lebih serius, BK akan mempertimbangkan hasil penyelidikan tersebut dalam menjatuhkan sanksi.

"Jika terbukti benar, maka kami akan menyesuaikan keputusan sesuai dengan data yang ada," pungkasnya.

Wakapolres Taliabu Ditahan Propam

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved