Keluarga Korban Penyiraman Air Keras di Pinrang Bantah Isu Selingkuh
Agung yang merupakan adik korban ini, menegaskan bahwa tuduhan yang dilontarkan pelaku tidak memiliki bukti kuat.
Penulis: Moh Faizal Lupphy S | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG – Keluarga korban Hj Nani (41) penyiraman air keras di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) membantah keras tuduhan perselingkuhan.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh keluarga korban, Agung kepada Tribun-Timur.com di RSU Sitti Khadijah, Kecamatan Watang Sawitto, Pinrang, Rabu (6/5/2026).
Agung yang merupakan adik korban ini, menegaskan bahwa tuduhan yang dilontarkan pelaku tidak memiliki bukti kuat.
"Kalau dari tanggapan kami, asli kami bantah itu," tegas Agung.
Menurut Agung, pelaku sudah sering membuat masalah sejak tahun 2021 lalu.
Pelaku kerap mengamuk dan menuduh korban berselingkuh tanpa alasan yang jelas.
"Dia tidak bisa buktikan, terus saya tanya niatnya apa," kata Agung.
Keluarga sebenarnya sudah pernah memediasi keduanya dengan syarat perjanjian tertulis dan bermaterai.
Dalam perjanjian itu, pelaku diminta mengubah sifat buruknya jika ingin kembali.
Namun, konflik kembali memuncak pada awal tahun 2026 setelah mereka pisah.
Agung menyebut pelaku pergi meninggalkan rumah orang tua mereka sejak Januari.
"Laki-laki ini yang marah dan pergi tinggalkan kakak kami," jelasnya.
Selama pisah rumah, korban hanya fokus beraktivitas di dalam rumah saja.
Korban baru mulai berjualan gorengan karena merasa jenuh terus berdiam diri.
Bahkan, setiap keluar rumah untuk belanja, korban selalu didampingi oleh keluarga.
"Kalau dituduh selingkuh, tidak ada buktinya selama mereka pisah," tambah Agung.
Keluarga menduga pelaku nekat menyiram air keras karena ajakan rujuk ditolak.
Korban sudah tidak ingin kembali karena pelaku melanggar perjanjian tahun 2021.
"Dia sakit hati karena selalu minta balikan tapi kakak kami menolak," pungkasnya.
Laporan wartawan Tribun-Timur.com Pinrang/Moh Faizal Lupphy S.
| Modus Licik Suami di Pinrang, Menyamar Pakai Cadar Sebelum Siram Istri dengan Air Keras |
|
|---|
| Anak Pinrang Tanpa Tes Masuk Unhas Usai Bobol Sistem Keamanan NASA |
|
|---|
| Sempat Telepon Keluarga Mengeluh Sakit, Sopir Truk Gabah Asal Pinrang Meninggal di Luwu |
|
|---|
| Ikon Kota Pinrang Terabaikan, Taman Lasinrang Kumuh |
|
|---|
| Istri Diduga Selingkuh Saat Usaha Bangkrut, Pria di Pinrang Siram Pakai Air Keras |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Agung-keluarga-korban-penyiraman-air-keras-di-Desa-Leppangang.jpg)