Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Warga Muhammadiyah Mulai Puasa Ramadan Sabtu Ini, Pemerintah Kapan?

PP Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1446 H jatuh pada hari Sabtu Pahing, 1 Maret 2025 M, warga Muhammadiyah mulai puasa sabtu ini

Editor: Ari Maryadi
Freepik
ILUSTRASI BULAN RAMADAN - Foto ini diambil dari Freepik pada Rabu (12/2/2025) yang menunjukkan ilustrasi bulan Ramadhan. Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan pada 1 Maret 2025. 

Ketiga, musyawarah dan pengambilan keputusan, yang akan diumumkan kepada publik oleh Menteri Agama.

Abu Rokhmad meminta kepada masyarakat untuk menunggu hasil resmi dari pemerintah, sesuai dengan fatwa MUI No. 2 Tahun 2004 tentang penetapan awal Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah.

“Kita berharap umat Islam di Indonesia bisa mengawali Ramadan tahun ini secara bersama-sama," jelasnya, dikutip dari laman resmi Kemenag.

Ratusan Muballigh Muhammadiyah Makassar Siap Dakwah Selama Ramadan

Dalam rangka menyambut bulan suci ramadan 1446 H/2025 M, Pimpinan Daerah Muhammadiyah kota Makassar intens menggelar silaturahim bersama para muballigh.

Terbaru, silaturahim dan refreshing dilaksanakan di Masjid Al-Fatah Muhammadiyah Sambung Jawa, Jl Tanjung Alang Makassar, Minggu (23/2/2025).

Ketua Majelis Tabligh PD Muhammadiyah Makassar Munir Abd Rahman menyampaikan dalam satu bulan ini, pihaknya intens bertemu silaturahim dengan para muballigh, ini dalam rangka pembinaan dan penyegaran bersama sebelum bertugas ramadan nantinya.

"Menghadapi ramadan 1446 H ini, Insyallah sebanyak 182 muballigh bakal ditugaskan diberbagi masjid yang ada di kota Makassar," ungkap Munir Abd Rahman usai kegiatan silaturahim.

Ia pula menyampaikan bahwa muatan dakwah yang disampaikan dengan cara bil hikmah, mencerahkan dan menggembirakan.

"Kita berharap bahwa dengan adanya para muballigh muhammadiyah ditengah masyarakat pemahaman agama akan senantiasa semakin meningkat, dan kami berpesan kepada para muballigh agar kiranya dalam berdakwah mengutamakan dakwah dengan cara bilhikmah, sehingga dakwah-dakwah yang disampaikan adalah dakwah yang mencerahkan dan menggembirakan," harapnya.

Dengan demikian, Ia pula berharap para muballigh harus menjadi tauladan dan bukan hanya bertugas diatas mimbar tapi senantiasa hadir mencerahkan masyarakat.

"Harapan kami semoga, dengan dakwah mengembirakan ini masyarakat atau ummat, semakin bersemangat dan semakin tercerahkan dalam memahami dan melaksanakan ajaran agama ini dengan baik dan benar," harapnya.

Terpisah disampaikan, Ketua PD Muhammadiyah Makassar KH. Said Abd Shamad mengatakan bahwa dalam rangka menyambut bulan suci ramadan hendaknya meningkatkan iman dan terus bersemangat dalam berdakwah.

"Kita berusaha terus menjadi cahaya ditengah masyarakat, semangat dan yang terpenting adalah kita tingkatkan amalan-amalan kebaikan karena semua itu akan dilipatgandakan pahalanya," tuturnya.

Hadir dalam agenda silaturahim ini dan memberikan pencerahan Anggota Devisi Kajian Kemasyarakatan dan Keluarga PP Muhammadiyah Prof. Alimatul Qibtiyah, Sekretaris Devisi Fatwa & Pengembangan Tuntunan MTT PP Muhammadiyah Ustad Qaem Aulassyahied.

Hadir pula narasumber Wakil Ketua PD Muhammadiyah Makassar KH. Sudirman, Dr. Ilham Muchtar Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Makassar.

Turut hadir dalam silaturahim dan refresing ini seluruh warga Muhammadiyah se-kota makassar. (*)

(Tribunnews.com/Farrah)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved