Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Universitas Terbuka

Seminar Akademik Universitas Terbuka Makassar Kupas Ketahanan Pangan dan Peningkatan Gizi

Tenaga Ahli Kementan Abd Haris Bahrun membahas tentang kebijakan pertanian dalam ketahanan pangan nasional dan peningkatan gizi.

Tayang:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Alfian
Istimewa/Universitas Terbuka Makassar
SEMINAR AKADEMIK - Universitas Terbuka menggelar Seminar Akdemik dalam rangka Wisuda Daerah UT Makassar Tahun 2025 Tahap I digelar di Lantai 4, Aula Convention Hall Kampus UT Makassar pada Jumat (21/2/2025). Seminar ini mengulas visi Indonesia di era Prabowo - Gibran. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Seminar Akademik dalam rangka Wisuda Daerah Universitas Terbuka (UT) Makassar Tahun 2025 Tahap I digelar di Lantai 4, Aula Convention Hall Kampus UT Makassar pada Jumat (21/2/2025)

Seminar yang dibuka Direktur UT Makassar Prof Dr H Abdul Rahman Rahim  mengusung tema  "Ketahanan Pangan dan Peningkatan Gizi sebagai Investasi Masa Depan dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045,". 

UT menghadirian  Tenaga Ahli Kementerian Pertanian RI Dr Ir Abd Haris Bahrun.

Kemudian Guru Besar Bidang  Ekologi Tanaman Unhas Prof Dr Ir H Ambo Ala.

Serta Guru Besar Bidang Bioteknologi Pertanian Unismuh Makassar Prof Dr Syamsiah.

Seminar ini dipandu Dr Jalil yang juga merupakan Dosen UT Makassar.

Tenaga Ahli Kementan Abd Haris Bahrun membahas tentang kebijakan pertanian dalam ketahanan pangan nasional dan peningkatan gizi.

Ada empat program utama pemerintah yang saat ini dijalankan.

Diantaranya  swasembada pangan, makan bergizi, ketahanan energi serta hilirisasi.

Untuk program swasembada pangan nasional 2024-2029 disebutkan yakni penyediaan benih unggul, pupuk, pompanisasi serta optimalisasi lahan.

"Kemudian pengembangan  komoditas ekspor strategis, peningkatan produksi susu untuk pangan bergizi serta program mandiri energi," jelas Abd Haris Bahrun.

Sementara itu Guru Besar Unhas Prof Ambo Ala menilai ketahanan pangan menjadi faktor penentu bagi keberlangsungan sebuah bangsa.

Sehingga penting untuk terus dikaji dan diperkuat.

Prof. Ambo Ala menjelaskan bahwa ada empat kunci utama dalam ketahanan pangan. 

"Pertama, memastikan ketersediaan pangan dalam jangka panjang di tengah ketidakpastian global," kata Prof Ambo Ala.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved