Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Headline Tribun Timur

Rp112 Miliar ‘Lemak’ Sulsel Dibuang

Efisiensi anggaran tersebut dilakukan oleh pemerintah pusat guna membiayai Makan Bergizi Gratis (MBG) dan program lainnya.

Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM
EFISIENSI ANGGARAN - Headline koran Tribun Timur edisi Selasa 19 Februari 2025. Akibat efisiensi anggaran, Pemprov Sulsel ikut terdampak. 

  • RJPMD Sulsel Disusun Sebelum Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur
  • Pengusaha Jasa Konstruksi Merasa Dikesampingkan


TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) tengah mempersiapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Gubernur terpilih.

RPJMD itu disusun di tengah-tengah efisiensi anggaran untuk Sulsel sebesar Rp112 miliar.

Efisiensi anggaran tersebut dilakukan atas Instruksi Presiden RI Nomor 1 Tahun 2025.

Efisiensi anggaran tersebut dilakukan oleh pemerintah pusat guna membiayai Makan Bergizi Gratis (MBG) dan program lainnya.

Perintah tersebut atas Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025.

Efisiensi anggaran tersebut, diperkirakan akan berimbas ke sektor-sektor usaha yang ada di Sulsel.

Selaini itu, efisiensi anggaran ini juga berdampak pada proyke-proyek yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti pembagunan jalan dan irigasi, ikut terganggu.

Nantinya, anggaran itu akan dialihkan untuk beberapa program prioritas Presiden, salah satunya adalah Makan Bergizi Gratis (MBG).

Untuk membahas dampak efisiensi anggaran tersebut, Tribun Timur menggelar forum group discussion (FGD) di kantor Tribun Timur, Selasa (18/2/2025) siang.

FGD ini mengangkat tema Menakar Dampak Rabat Anggaran Terhadap Bisnis dan Ekonomi Sulsel.

FGD dipandu oleh Pimpinan Umum Tribun Timur, Andi Surudji. Hadir sejumlah narasumber berkompeten.

Baca juga: Efisiensi Rp112 Miliar Untuk MBG, Pemprov Sulsel Sesuaikan RPJMD Untuk 5 Tahun ke Depan

FGD TRIBUN - Guru Besar Ilmu Ekonomi Keuangan Negara/Publik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin, Prof Abdul Hamid Paddu (kiri) saat hadir sebagai narasumber di FGD Tribun Timur dengan tema Menakar Dampak Rabat Anggaran Terhadap Bisnis dan Ekonomi Sulsel di lobby Kantor Tribun Timur, Jl Cendrawasih 430, Kelurahan Sambung Jawa, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Selasa (18/2/2025). Prof Abdul Hamid Paddu meminta kepada daerah terpilih di Sulsel untuk ubah mindset dalam penggunaan anggaran.
FGD TRIBUN - Guru Besar Ilmu Ekonomi Keuangan Negara/Publik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin, Prof Abdul Hamid Paddu (kiri) saat hadir sebagai narasumber di FGD Tribun Timur dengan tema Menakar Dampak Rabat Anggaran Terhadap Bisnis dan Ekonomi Sulsel di lobby Kantor Tribun Timur, Jl Cendrawasih 430, Kelurahan Sambung Jawa, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Selasa (18/2/2025). Prof Abdul Hamid Paddu meminta kepada daerah terpilih di Sulsel untuk ubah mindset dalam penggunaan anggaran. (Tribun-Timur.com/Kaswadi Anwar)

Seperti Kepala Bapelitbangda Sulsel Setiawan Aswad, Guru Besar Ilmu Ekonomi Keuangan Negara/Publik Unhas, Prof Abdul Hamid Paddu, Ketua DPD Persatuan Konsultan Indonesia (Perkindo) Sulsel, Ir Ar Musmulyadi, ST IPM IAI, dan Sekretaris BPD Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia Sulsel, Nasrullah Karim.

Kepala Bapelitbangda Sulsel, Setiawan Aswad mengatakan jika efisiensi anggaran yang dilakukan sejalan dengan momentum masa jabatan kepala daerah terpilih. 

Hal ini bertujuan menyusun rencana pembangunan yang sesuai dengan visi dan janji-janji kepala daerah terpilih dalam lima tahun ke depan.

“Efisiensi ini harus bersesuaian dengan arah pembangunan kita dalam lima tahun ke depan,” katanya saat FGD di Kantor Tribun Timur, Jl Cendrawasih, Kota Makassar, Selasa (18/2/2025).

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved