PPPK 2025
Cegah PHK Honorer, Pemerintah Buka Opsi Pengangkatan PPPK Kerja Seperempat Waktu
Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Purwadi Arianto memastikan tidak ada PHK massal honorer.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Alfian
Pemerintah pusat disebutnya siap memberikan sanksi bagi daerah yang melanggar perintah tersebut,
"Untuk kepala daerah terpilih tidak boleh mengangkat lagi pegawai, akan ada sanksi tegas dari pemerintah pusat bila ada nanti gubernur, bupati walikota terpilih mengangkat pegawai lagi, tidak dibolehkan," kata Prof Zudan Arif Fakrulloh yang juga ikut rapat tersebut
Saat ini, Prof Zudan menilai sudah terlalu banyak pegawai pemerintahan.
Apalagi yang menjabat tenaga administrasi.
Kepala daerah diminta untuk lebih bersabar jika ingin mengangkat pegawai.
Prof Zudan mengaku akan ada jalur Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang bakal dibuka.
Penerimaan pegawai hanya dilakukan melalui mekanisme CPNS. Sementara pegawai honorer kini sudah dilarang.
"Jumlah pegawainya sudah terlalu banyak, sudah cukup pegawai kita, terutama untuk administrasi. Kalau akan mengangkat pegawai nanti lewat jalur CPNS akan kita buka lagi baik untuk S1, S2 maupun S3 akan kita siapkan, termasuk untuk kebutuhan dokter spesialis,"tutupnya.(*)
| Senyum Bahagia Bakri, Difabel Tunanetra Kini Resmi Jadi PPPK di BKD Sulsel |
|
|---|
| 4.047 PPPK Sulsel Tahap II dan Paruh Waktu Dilantik Hari Ini |
|
|---|
| Pelamar PPPK Padati Polres Gowa, Layanan SKCK Tetap Buka Sabtu-Minggu |
|
|---|
| 64 PPPK Enrekang Lolos Pakai SK Fiktif, Terancam Pecat dan Kembalikan Gaji |
|
|---|
| Gubernur Andi Sudirman Sebut Gaji P3K Rahasia Negara? Ini Faktanya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PPPK-2025-Wakil-Menteri-Pendayagunaan-Aparatur.jpg)