Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Objek Wisata Sejarah di Mallari Bone Butuh Perhatian Pemerintah

Namun, banyak dari potensi wisata ini masih belum mendapatkan perhatian yang cukup dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone. 

Tayang:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/WAHDA
DESTINASI WISATA- Potret destinasi wisata yang ada di Bukit Cempalagi Desa Mallari, Kecamatan Awangpone (2/1/2025). Objek wisata di Mallari butuh perhatian pemerintah. 

TRIBUNBONE.COM, BONE - Kabupaten Bone memiliki kekayaan wisata yang tak ternilai, baik dari segi sejarah, maupun budaya.

Namun, banyak dari potensi wisata ini masih belum mendapatkan perhatian yang cukup dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone

Salah satunya adalah objek wisata di Bukit Cempalagi Desa Mallari, Kecamatan Awangpone.

Lokasinya hanya berjarak sekitar 30 menit dari pusat Kota Watampone.

Pengunjung yang ingin menikmati wisata sejarah tersebut, hanya perlu merogoh kocek sekira Rp10 ribu per orang. 

Objek wisata ini tak hanya menyajikan pemandangan alam hijau nan asri serta nuansa pantai yang memesona, tetapi juga menyimpan situs sejarah penting yakni Assingkerukeng Raja Bone Arung Palakka. 

Tempat tersebut diyakini sebagai lokasi bersimpulnya Sang Raja pada akar pohon, dari Goa tersebut, Raja Bone La Tenri Tatta berjanji untuk membebaskan rakyat Bone dari penjahan. 

Situs ini menjadi saksi sejarah perjuangan Arung Palakka, termasuk tempat ia berlindung di dalam goa.

Dalam goa yang menjulang hingga 6-7 meter, terdapat tempat bersandar Raja Bone yang hingga kini masih terjaga. 

Tak jauh dari situs ini, para pengunjung juga dapat menemukan jejak telapak kaki kanan Arung Palakka, dengan telapak kaki kirinya yang diyakini berada di Buton. 

Dimana dalam lokasi tersebut, Raja Bone meninggalkan bebas kaki kanan kemudian bertolak ke Buton. 

Namun, yang menjadi daya tarik utama adalah Goa Mimpi, sebuah goa yang menyuguhkan pengalaman sejarah dan edukasi unik bagi para pengunjung. 

Dari pantauan tribun-timur.com di lokasi, (2/1/2025) goa tersebut memiliki formasi batuan alami yang menyerupai berbagai bentuk, mulai dari manusia menggendong anak, hewan mamalia, hingga area persawahan. 

Bahkan, di dalam goa terdapat sebuah formasi batu yang menyerupai mushala lengkap dengan beduk berbahan batu.

Semua ini terbentuk secara alami, memberikan kesan magis sekaligus kekaguman akan keindahan alam.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved