Kasus Korupsi
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Ceklok Sinjai Masih Diselidiki, Polisi Tunggu Gelar Perkara
Kasus dugaan korupsi pengadaan ceklok di Pemkab Sinjai masih diselidiki. Polisi tunggu gelar perkara di Polda Sulsel untuk lanjutkan proses hukum.
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA— Kasus dugaan korupsi anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai tahun 2019-2022 masih menjadi teka-teki.
Kasat Reskrim Polres Sinjai, AKP Andi Rahmatullah, sebelumnya mengaku bahwa pihaknya akan menggelar perkara di Polda Sulsel pada awal Januari 2025.
Namun, hingga saat ini, gelar perkara tersebut belum dilakukan.
Polres Sinjai enggan membeberkan secara detail sumber anggaran negara yang terlibat.
“Kan ini anggarannya dari pusat yang dikelola oleh daerah,” katanya.
Dari informasi yang dihimpun Tribun-Timur.com, dugaan korupsi anggaran Pemkab Sinjai terkait pengadaan alat ceklok di Dinas Pendidikan Sinjai.
“Kalau persoalan itu nanti kami sampaikan kalau sudah gelar perkara, yah,” kata AKP Andi Rahmatullah kepada Tribun-Timur.com, Sabtu (1/2/2025).
AKP Andi Rahmatullah memastikan proses penegakan hukum akan berjalan objektif, tanpa tebang pilih.
“Kita tunggu saja gelar perkaranya untuk naik tahap lidik,” ujarnya.
Saat ditanya mengenai dugaan adanya intervensi dalam pengungkapan kasus ini, AKP Andi Rahmatullah membantahnya.
“Tidak ada seperti itu, tunggu saja sudah gelar perkara baru kita ekspos,” katanya.
Kasat Reskrim Polres Sinjai, AKP Andi Rahmatullah, menyatakan kasus dugaan korupsi APBD Sinjai 2019-2022 masih diselidiki.
Polres Sinjai siap mengungkap tersangka setelah gelar perkara di Polda Sulsel, awal 2025. (*)
| Tersangka Korupsi Bendungan Waru-waru Segera Disidang |
|
|---|
| Mantan Direktur RSUD Lanto Daeng Pasewang Jeneponto Ditangkap Paksa Polda Sulsel Gegara Korupsi |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Polda Sulsel Tangkap Paksa Mantan Direktur dan Bendahara RSUD Lanto Jeneponto |
|
|---|
| Alasan Kadis Koperasi Takalar Batal Jadi Tersangka Kasus Korupsi Pasar Dande-dandere |
|
|---|
| 3 Kasus Korupsi Terbesar di Bulukumba: Rest Area, Bendungan Bettu, dan Beras Bulog |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kasat-Reskrim-Polres-Sinjai-AKP-Andi-Rahmatullah0000.jpg)