Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PAN Sulsel

Pengamat: Alarm, PAN Sulsel Butuh Evaluasi Total

PAN Sulsel di bawah kepemimpinan Ashabul Kahfi gagal membentuk satu fraksi utuh di DPRD yang memiliki 85 kursi.

Tayang:
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Hasriyani Latif
DOK TRIBUN TIMUR
PAN SULSEL - Ketua PAN Sulsel, Ashabul Kahfi di Asrama Haji Sudiang, Kota Makassar, Minggu (21/7/2024). PAN Sulsel dinilai butuh evaluasi total seiring dengan merosotnya perolehan kursi di Pileg 2024. 

Wakil Ketua DPW PAN Sulsel, Usman Lonta menjelaskan, muswil digelar tidak hanya untuk memilih ketua baru.

Namun, untuk merumuskan program kerja (Proker) Pengurus DPW PAN Sulsel Periode 2025-2030.

Olehnya, Muswil VI kali ini diharapkan dapat memberikan arahan strategis bagi partai berlambang matahari terbit dalam menghadapi tantangan politik yang semakin dinamis.

“Selain memilih ketua, Muswil juga akan membahas dua agenda besar lainnya, yaitu laporan pertanggungjawaban (LPJ) pengurus periode saat ini (2020-2025)," kata Usman Lonta kepada Tribun-Timur.com, Rabu (28/1/2025).

"Kemudian, menyusun program kerja lima tahun ke depan. Jadi ada tiga hal akan dibahas dalam muswil," tambah Usman.

Usman membeberkan, program kerja lima tahun ini akan menjadi landasan strategis bagi seluruh kader PAN di Sulsel. 

Program ini akan mencakup prioritas-prioritas partai dalam rangka memperkuat posisi politik PAN di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. 

Muswil ini juga diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret yang bisa dijalankan di seluruh wilayah Sulsel.

Itu dimulai dari peningkatan kualitas kader hingga penguatan jaringan politik di setiap daerah. 

Dengan memperhatikan hasil evaluasi terhadap kinerja pengurus sebelumnya, program lima tahun ke depan akan diorientasikan untuk mengoptimalkan capaian PAN Sulsel dalam Pemilu 2029 mendatang.

Selain membahas program kerja, salah satu momen krusial dalam Muswil VI adalah pemilihan ketua baru DPW PAN Sulsel periode 2025-2030.

Saat ini, Ashabul Kahfi telah menakhodai PAN Sulsel selama empat periode.

Usman Lonta menyebutkan bahwa meskipun belum ada keputusan resmi mengenai siapa yang akan menjadi ketua.

Namun proses pemilihan ketua kali ini tidak hanya mengandalkan kekuatan akar di tingkat daerah, tetapi juga memerlukan dukungan dari DPP PAN.

"Jadi semua kader punya hak maju mencalonkan, namun yang pasti adalah calon ketua harus memiliki jaringan kuat di bawah, di tingkat pengurus kabupaten/kota," ucapnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved