PAN Sulsel
Pengamat: Alarm, PAN Sulsel Butuh Evaluasi Total
PAN Sulsel di bawah kepemimpinan Ashabul Kahfi gagal membentuk satu fraksi utuh di DPRD yang memiliki 85 kursi.
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Selatan mendapat sorotan usai penurunan perolehan kursi pada Pemilu Legislatif 2024.
Pada Pemilu Legislatif 2019, PAN masih mampu amankan tujuh kursi di DPRD Sulsel.
Berbeda di Pemilu 2024 lalu, partai berlambang matahari terbit itu hanya memperoleh empat kursi.
Akibatnya, PAN Sulsel di bawah kepemimpinan Ashabul Kahfi gagal membentuk satu fraksi utuh di DPRD yang memiliki 85 kursi.
Pengamat politik Universitas Hasanuddin (Unhas), Risal Pauzi menilai kondisi ini menjadi alarm bagi PAN Sulsel untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh.
Menurutnya, regenerasi kepemimpinan dan pembenahan internal adalah langkah penting demi menyongsong Pemilu 2029.
"Penurunan ini menunjukkan perlunya evaluasi total, terutama dalam hal kelembagaan dan mesin partai," kata Risal Pauzi saat dikonfirmasi Tribun-Timur.com, Rabu (29/1/2025).
Risal memaparkan hasil riset yang menunjukkan bahwa konflik di internal partai, khususnya di level kabupaten dan kota, menjadi hambatan utama PAN dalam mendongkrak suara.
Ia juga menyoroti kinerja mesin partai yang dinilai tidak optimal.
Baca juga: 4 Kader Potensial Calon Ketua PAN Sulsel: Ashabul Kahfi, Husniah, Jamaluddin Jafar, Yusran Paris
“Jika dibandingkan, sistem partai politik saat ini jauh lebih sederhana, tetapi konflik internal tetap menjadi kendala. Olehnya, evaluasi kinerja dan capaian partai dalam pemilu harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Risal juga menekankan perlu regenerasi kepemimpinan di PAN Sulsel.
Terlebih Ashabul Kahfi telah menakhodai PAN Sulsel selama empat periode.
Menurut dia, sudah saatnya mantan Ketua Komisi VIII DPR RI itu memberikan kesempatan kepada figur baru.
"Kita tidak bisa memungkiri bahwa regenerasi sangat penting. Apalagi sekarang PAN tidak lagi memiliki pimpinan di DPRD Sulsel. Ini menunjukkan perlunya pembaruan di level kepemimpinan wilayah,” ujarnya.
Soal figur yang layak menggantikan Ashabul Kahfi, Risal menyebut beberapa nama potensial, termasuk kepala daerah dan kader senior PAN.
| Dari Ketua DPD Sulsel Jadi Wasekjend PAN, Husniah Talenrang: Doakan ini Amanah Lebih Besar |
|
|---|
| Ketua PAN Parepare Hermanto Nilai Husniah Talenrang Layak Jadi Pengurus DPP |
|
|---|
| Chaidir Syam Ungkap Tujuan DPP Tunjuk Ashabul Kahfi Kembali Pimpin PAN Sulsel |
|
|---|
| PAN Sinjai Puji Husniah dan Sambut Kembalinya Ashabul Kahfi Ketua DPW PAN Sulsel |
|
|---|
| Alasan DPD Pinrang Dukung Ashabul Kahfi Kembali Pimpin PAN Sulsel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Ashabul-Kahfi-saat-menjelaskan-dukungan-kepada-Andi-Sudirman.jpg)