Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Syaharuddin Alrif

Di Hadapan 4 Menteri Prabowo, Syahar: Sidrap Siap Kembali Jadi Raja Padi Sulsel

 Syaharuddin Alrif, Bupati Sidrap terpilih, siap kembalikan Sidrap sebagai penghasil beras terbesar di Sulsel dengan peningkatan hasil panen 650 ribu

|
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun Timur
Suasana Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Pangan Provinsi Sulsel yang digelar di Aula Tudang Sipulung Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jumat (17/1/2025). Bupati Sidrap terpilih, Syaharuddin Alrif, bertekad mengembalikan kejayaan Sidrap sebagai penghasil beras terbesar di Sulsel dengan target 650 ribu ton pada 2025. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Syaharuddin Alrif bertekad membawa Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali ke puncak kejayaan sebagai penghasil beras terbesar di Sulsel.

Hal itu disampaikan Bupati Sidrap terpilih dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Pangan Provinsi Sulsel yang digelar di Aula Tudang Sipulung Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jumat (17/1/2025).

Di hadapan empat Menteri Kabinet Merah Putih, Syahar memaparkan rencana strategis untuk mengoptimalkan sektor pertanian, terutama dalam produksi beras.

Adapun empat Menteri Prabowo Subianto tersebut, yakni Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Perdagangan Budi Santoso, dan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo.

Ketika nantinya dilantik jadi Bupati Sidrap periode 2025-2040, Syahar berkeinginan meningkatkan hasil panen hingga 650 ribu ton.

Sidrap, yang memiliki luas lahan pertanian sebesar 52.227 hektare, dikenal sebagai salah satu lumbung padi utama di Sulsel.

Namun, menurut Syahar, saat ini hasil panen Sidrap hanya mencapai sekitar 480 ribu ton gabah kering per tahun.

Dengan rata-rata hasil per hektare mencapai 5,5 ton.

Syahar menyebutkan bahwa pada tahun 2025, di bawah pemerintahannya, Sidrap menargetkan untuk meningkatkan hasil panen hingga 650 ribu ton gabah kering per tahun.

"Target kami di pemerintahan baru dan musim panen tahun 2025, kami akan menaikkan hasil panen 650 ribu ton. Terima kasih pak menteri karena pupuknya sudah lancar, karena bertambah dua kali lipat," kata Syahar.

Untuk mencapai target tersebut, Syahar mengungkapkan beberapa strategi utama.

Itu termasuk optimasi lahan (oplah), cetak sawah, serta peningkatan pasokan pupuk.

Dengan dukungan tersebut, ia optimistis hasil pertanian Sidrap akan semakin melimpah.

Namun, Syahar juga mengungkapkan tantangan terbesar yang dihadapi oleh Sidrap, yakni masalah irigasi.

Dalam rapat tersebut, ia meminta dukungan dari Menteri PU dan Gubernur Sulsel untuk memperbaiki dan memperluas sistem irigasi di kabupatennya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved