Libur Natal dan Tahun Baru, Bantimurung Maros Sepi Pengunjung karena Cuaca Buruk
Data dari Disparpora Kabupaten Maros, jumlah pengunjung Wisata Bantimurung pada periode Nataru hanya 1.188 pengunjung.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Hasriyani Latif
Agar lebih betah bermain air, bisa menyewa ban pelampung dengan tarif Rp 25 ribu dan bisa dipakai sepuasnya.
Bantimurung juga terkenal dengan udaranya yang sejuk dan juga asri.
Sehingga, sangat cocok sebagai lokasi untuk bertamasya.
Untuk bertamasya di tempat ini, pengunjung bisa menyewa gazebo dengan tarif Rp 150 ribu atau cottage dengan tarif Rp 850 ribu.
Jika ingin menginap, pengunjung bisa menyewa kamar di Hotel Bantimurungdengan tarif Rp 250 ribu hingga Rp 800 ribu per malam tergantung tipe kamarnya.
Di lokasi ini juga terdapat wisata gua mimpi dengan pemandangan stalaktit dan stalakmit yang sangat indah.
Untuk bisa menjangkau gua mimpi, pengunjung harus menapaki tangga seribu yang dengan pemandangan air terjun yang memukau.
Untuk masuk di kawasan Bantimurung, pengunjung cukup merogoh kocek Rp 30 ribu.(*)
| Bedah Buku Chaidir Syam di Gramedia, Kisahkan Inovasi dan Perjalanan Bangun Maros |
|
|---|
| Nenek Jumaria, Persiapkan Perjalanan Hajinya Selama 20 Tahun |
|
|---|
| Daftar Tunggu Haji Maros Capai 12.469 Orang, Waktu Tunggu Capai 30 Tahun |
|
|---|
| Harga Kedelai di Maros Naik, Produsen Tahu Tempe Tak Berani Naikkan Harga |
|
|---|
| Pakai Dana Pribadi, Dedy Aryan Ngaku Pasang 128 Lampu Jalan di Maros |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kondisi-Terkini-Taman-Wisata-Alam-Bantimurung-v.jpg)