Haji 2026
Daftar Tunggu Haji Maros Capai 12.469 Orang, Waktu Tunggu Capai 30 Tahun
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros, Ahmad Ihyadin mengatakan masa tunggu haji mencapai 30 tahun.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Sebanyak 12.469 warga Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan masuk dalam daftar tunggu haji.
Dari jumlah tersebut, 944 diantaranya merupakan jemaah lansia.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros, Ahmad Ihyadin mengatakan masa tunggu haji mencapai 30 tahun.
Ahmad menyebutkan jumlah pendaftar haji di Maros mengalami lonjakan signifikan.
Bahkan, setahun terakhir, total ada 2.000 jemaah yang ramai-ramai daftar haji.
"Sekarang jumlah jemaah Maros sudah 12.469 orang dengan estimasi waktu tunggu 30 tahun," sebutnya, Selasa (19/5/2026).
Meski jumlah pendaftar membludak, setoran awal untuk berangkat haji tak mengalami peningkatan, yakni Rp25 juta.
Ahmad menuturkan kebijakan pemerintah kini menetapkan pembagian kuota berdasarkan daftar tunggu (waiting list), bukan lagi berdasarkan proporsi jumlah penduduk muslim.
Ia menjelaskan, pada musim haji 2025, sebagian provinsi masih menggunakan sistem pembagian kuota ke kabupaten/kota berdasarkan jumlah penduduk muslim.
Pola ini dianggap adil secara jumlah penduduk, tetapi tidak menggambarkan urutan pendaftaran jemaah yang sebenarnya.
Dengan skema baru ini, kuota haji Maros bertambah.
Jika sebelumnya hanya di kisaran 300 jemaah, tahun ini Maros menerima 628 jemaah.
Bupati Maros Chaidir Syam mengatakan total calon jemaah haji asal Kabupaten Maros tahun ini mencapai 626 orang.
Jumlah tersebut mengalami peningkatan signifikan dibandingkan musim haji tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah jemaah haji kita saat ini berjumlah 626 orang. Ini peningkatan hampir 100 persen dibanding tahun lalu,” katanya.
| Inilah Permintaan Patahudding ke Calon Haji Asal Luwu, Soal Nasib Daerah |
|
|---|
| Satu JCH Parepare Batal Naik Haji Karena Harus Operasi, 95 Jamaah Diberangkatkan |
|
|---|
| Tim Amirul Hajj RI Tiba di Arab Saudi, Wamenhaj: Fokus Diplomasi hingga Pengawasan Layanan Jamaah |
|
|---|
| Amirul Hajj RI Mulai Petakan Potensi Ekonomi Haji, Dahnil: Harus Berdampak untuk Umat |
|
|---|
| Kisah Marbot Masjid asal Bulukumba Berangkat Haji Setelah 15 Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Bupati-Maros-Chaidir-Syam-serta-wakilnya-Muetazim-Mansyur-melepas-jemaah.jpg)