Perspektif
Unwanted Leader
Setelah berkuasa selama 24 tahun akhirnya Bashar al-Assad tumbang pada 9 Desember 2024.
Oleh: Syamril
Direktur Sekolah Islam Athirah
TRIBUN-TIMUR.COM - Peristiwa jatuhnya Presiden Suriah Bashar al-Assad menjadi perhatian dunia.
Setelah berkuasa selama 24 tahun akhirnya Bashar al-Assad tumbang pada 9 Desember 2024.
Rakyat Suriah bergembira merayakan kejatuhan Assad. Ini menunjukkan bahwa Assad tidak disukai bahkan dibenci oleh rakyatnya. Itulah unwanted leader, pemimpin yang tidak diinginkan.
Dalam buku Leaders Journey yang ditulis oleh Noorma Edi Yusuf dan Anies Rachmawati (2021) disebutkan ada 4 ciri unwanted leader yang disebut sebagai incompetent leader.
Agar mudah diingat semua diakhiri dengan huruf -er yaitu angker, keblinger, keder, dan kuper. Mari kita bahas satu persatu dan dikaitkan dengan ciri kepemimpinan Bashar al-Assad.
Ciri pertama yaitu angker yang artinya menyeramkan dan menakutkan. Dari berita yang beredar, Bashar al-Assad adalah pemimpin yang sangat kejam, diktator dan otoriter.
Siapa yang menentangnya akan ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara. Diperlakukan secara tidak manusiawi, disiksa hingga meninggal dunia.
Menghadapi protes rakyat, dia memerintahkan tentaranya menembakkan senjata kimia. Tercatat sekitar 500 ribu rakyat yang jadi korban meninggal dunia.
Leader di tempat kerja yang angker menurut Noorma (2021) cirinya yaitu bawahannya takut untuk bertemu.
Suaranya tidak menyejukkan, ucapannya tidak menginspirasi bahkan membangkitkan rasa takut bagi timnya.
Tidak bisa menjadi role model, gampang marah dan mengeluarkan kata-kata kasar. Tidak mampu membimbing timnya. Lebih banyak menekan dan menuntut hasil akhir.
Ciri kedua yaitu keblinger yang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia artinya sesat dan keliru.
Pemimpin yang keblinger sudah keliru sejak awal. Tujuannya menjadi pemimpin untuk kepentingan pribadi, keluarga dan kelompok, bukan untuk rakyat banyak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Syamril-Direktur-Sekolah-Islam-Athirah-201.jpg)