Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilkada Sulsel

Gerontokrasi Tergeser, 10 Milenial Menang di Pilkada Sulsel

Milenial Sulsel mulai menggantikan dominasi generasi tua di Pilkada 2024. Inilah fenomena transisi politik yang tengah terjadi.

Penulis: Erlan Saputra | Editor: Sukmawati Ibrahim
Kolase Tribun-timur.com
Kolase Kepala Daerah yang terpilih adalah Andi Sudirman Sulaiman (Gubernur Sulsel terpilih), Muhammad Yusran Lalogau (Bupati Pangkep terpilih), Paris Yasir (Bupati Jeneponto terpilih), Muhammad Fathul Fauzi Nurdin (Bupati Bantaeng terpilih), dan Tasming Hamid (Wali Kota Parepare terpilih) pada Pilkada 2024. Generasi milenial Sulsel mulai menunjukkan taringnya di politik, menggantikan dominasi generasi tua di Pilkada 2024. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Fenomena politik baru terlihat jelas di Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Pilkada 2024.

Generasi milenial berhasil merebut posisi strategis, baik sebagai kepala daerah maupun wakil kepala daerah.

Hal ini menandai perubahan signifikan dalam peta politik di Sulsel.

Gen milenial adalah generasi yang lahir antara 1981 hingga 1995. 

Sedangkan Gen X lahir antara 1965 hingga 1980.

Dalam konteks politik Indonesia, gerontokrasi atau dominasi Gen X di posisi kepemimpinan masih berlangsung.

Banyak posisi strategis di pemerintahan, partai politik, dan lembaga legislatif masih dikuasai oleh generasi lebih tua.

Faktor pengalaman, jaringan politik yang luas, serta budaya senioritas membuat generasi ini terus mendominasi.

Pemimpin yang lebih tua sering dianggap memiliki legitimasi karena "jam terbang" tinggi dalam politik dan pemerintahan.

Hal ini mencerminkan pola kepemimpinan gerontokrasi masih mengakar dalam politik Indonesia.

Baca juga: Laporan Dana Kampanye Pilgub Sulsel 2024: Danny-Azhar Rp3,2 Miliar, Sudirman-Fatma Rp3,1 Miliar

Demikian disampaikan pakar politik Universitas Hasanuddin (Unhas), Adi Suryadi Culla, Selasa (17/12/2024).

Namun, menurut Adi Suryadi Culla, generasi milenial kini mulai menunjukkan taringnya di panggung politik Indonesia.

Fenomena ini, menurutnya, menandai adanya transisi kepemimpinan dari dominasi gerontokrasi ke generasi yang lebih muda dan adaptif terhadap perubahan zaman.

"Gerontokrasi, di mana politik didominasi oleh pemimpin berusia tua dengan pengalaman panjang, kini mulai digeser oleh generasi milenial. Mereka berani tampil dan menantang generasi tua di berbagai daerah," ujar Adi Suryadi saat memberikan pandangannya.

Menurutnya, fenomena ini patut dipahami sebagai transisi politik tengah terjadi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved