Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Arsada Sulsel

Pengurus Arsada Sulsel Dilantik, Rosmini Pandin: Kami Sebagai Fasilitator

Pelantikan dihadiri Ketua Umum Arsada dr Zainoel Arifin bersama dr Dyah Eko Judihartanti selaku sekjen.

tribun.timur.com/renaldi cahyadi
Ketua Arsada Sulsel Rosmini Pandin saat menyampaikan sambutan pada pelantikan pengurus Arsada Sulsel di Hotel Aryaduta, Jl Somba Opu, Kota Makassar, Jumat (13/12/2024). 

TRIBUN-TIMUR.COM – Pengurus Asosiasi Rumah Sakit Daerah (Arsada) Sulsel periode 2024-2028 dilantik.

Pelantikan Rosmini Pandin cs di Hotel Aryaduta, Jl Somba Opu, Kota Makassar, Jumat (13/12/2024).

Pelantikan dihadiri Ketua Umum Arsada dr Zainoel Arifin bersama dr Dyah Eko Judihartanti selaku sekjen.

Asisten II Pemprov Sulsel Ichsan Mustari, Sekretaris Dinkes Sulsel Muhammadong dan sejumlah direktur rumah sakit juga hadir.

Rosmini mengatakan, Arsada menaungi rumah sakit daerah untuk memastikan rumah sakit daerah dapat melayani masyarakat dengan baik.

"Kami berperan sebagai fasilitator antara masyarakat dan rumah sakit," katanya selepas pelantikan.

Mantan Kadis Kesehatan Sulsel itu menambahkan, tujuan utama Arsada membantu rumah sakit daerah memenuhi standar pelayanan yang baik.

"Kami akan mendekati teman-teman di rumah sakit untuk melihat apa masalahnya, agar dapat diidentifikasi dan ditemukan solusinya," ungkapnya

"Arsada harus menjadi fasilitator dan advokator dalam memperbaiki pelayanan kesehatan di rumah sakit daerah," tambah Rosmini.

Adapun kata Rosmini, sebagai langkah awal, ia akan melakukan rapat kerja untuk mengetahui permasalahan di setiap rumah sakit daerah.

Beberapa isu yang menjadi perhatian utama adalah implementasi rekam medis elektronik, kepuasan pelanggan, serta keluhan pasien. 

"Kami tidak ingin ada pasien yang tidak mendapatkan haknya. Komitmen dari seluruh petugas kesehatan dan pasien sangat penting untuk memastikan pelayanan yang baik," ujarnya.

Selain itu, lanjut Rosmini, ia menekankan perlunya jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat, termasuk mereka yang tidak memiliki BPJS Kesehatan. 

"Terkadang ada pasien yang datang tanpa jaminan kesehatan, hal ini perlu diperhatikan. Semua pihak, termasuk pemerintah dan dinas kesehatan, harus bekerja sama untuk memastikan pelayanan kesehatan terjamin bagi semua masyarakat, baik yang memiliki BPJS maupun yang tidak," jelasnya.

Ia berharap, Arsada di bawah kepemimpinannya dapat semakin berperan dalam memajukan rumah sakit daerah, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mewujudkan sistem kesehatan yang lebih baik dan merata di Sulsel.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved