Pilkada 2024
APK MULIA, INIMI, dan Sehati Masih Berdiri Kokoh di Masa Tenang
Pantauan Tribun-Timur.com, baliho, spanduk maupun reklame paslon di Makassar masih terlihat di hari kedua masa tenang.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sejumlah Alat Peraga Kampanye (APK) milik pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar masih berdiri kokoh di sejumlah titik di Makassar.
Pantauan Tribun-Timur.com, baliho, spanduk maupun reklame paslon di Makassar masih terlihat di hari kedua masa tenang.
Di Jl Aroepala misalnya, baliho milik paslon nomor urut 1, Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham masih terpasang tidak jauh dari Perumahan Halmin Residence.
Kemudian di Jl Hertasning tepat di depan Kantor Dinas Pendidikan Makassar yang lama juga ditemui baliho besar bertuliskan MULIA Makassar 2024 lengkap dengan nomor paslon dan wajah Appi-Aliyah.
Selanjutnya di Jl AP Pettarani, tepat di depan Posko Pemenangan MULIA juga berdiri APK besar.
Tribun-Timur.com juga menemukan beberapa APK milik paslon 02 Andi Seto Gadhista Asapa - Rezki Mulfiati Lutfi (Sehati) di Jl Rappocini.
APK tersebut tertempel di tiang listrik.
Baca juga: Hari Pertama Masa Tenang Pilkada Sulsel, Bawaslu: Tidak Ada Pelanggaran Dilaporkan
APK milik paslon INIMI atau Indira Yusuf Ismail-Ilham Ari Fauzi juga masih banyak ditemui di sepanjang Jl Monginsidi.
Diketahui, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar telah melakukan penertiban APK pada Minggu (24/11/2024) kemarin.
Bawaslu menyasar 15 kecamatan di Kota Makassar untuk membersihkan APK selama masa tenang.
"Pembersihan ini melibatkan Panwascam, PPS, Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Satuan Polisi Pamong Praja Makassar, dan TNI-Polri," ucap Ketua Bawaslu Makassar Dede Arwinsyah.
Berikut larangan selama masa tenang sesuai Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2024:
- Tidak boleh melakukan kampanye dalam bentuk apa pun saat masa tenang
- Dilarang memberi janji atau uang kepada masyarakat
- Dilarang memasang alat peraga kampanye
| Pasangan Mari-Yo Unggul Sementara di PSU Pilgub Papua 2025 Berdasarkan Exit Poll |
|
|---|
| Cetak Sejarah Suara Terkecil, Putri Dakka-Haidir Basir Anjlok di PSU Palopo Sentuh 0,3 Persen |
|
|---|
| Bawaslu Palopo Imbau Penertiban APK Jelang Masa Tenang PSU Pilkada |
|
|---|
| Sosok Santi Parida Dewi, Dibayar Rp64 Juta Supaya Memilih di Pilkada Barito Utara |
|
|---|
| Ayah-Anak Gagal Pilkada 2024, Nadalsyah Kalah Pilgub Kalteng, MK Gugurkan Akhmad Gunadi karena Uang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/APK-MULIA-Sehati-dan-INIMI-Senin-25112024.jpg)