Pilkada
PKB Sulsel Bikin Keluarga Binaan Demi Raup Suara di Pilkada 2024
Ketua Badan Pemenang Pemilu (Bappilu) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Selatan (Sulsel) Syamsu Rizal ingin menjaga suara PKB di Pilkada
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Edi Sumardi
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Ketua Badan Pemenang Pemilu (Bappilu) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Selatan (Sulsel) Syamsu Rizal ingin menjaga suara PKB di Pemilihan legislatif (Pileg) agar sama dengan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.
Dari hasil pemungutan suara Pileg 14 Februari 2024, PKB berhasil mengumpulkan 389.706 suara sah dan delapan kursi di parlemen Sulsel pada 11 daerah pilihan (Dapil).
Hasil perolehan suara dan kursi itu membuat PKB mampu mengambil posisi Wakil Ketua di DPRD Sulsel periode 2024-2029.
Syamsu Rizal mengatakan, mereka menginginkan agar suara dari PKB tetap awet di Sulsel.
Beberapa strategi akan digunakan untuk menajaga suara tersebut, seperti halnya membuat keluarga binaan.
"Jadi kita ada KK binaan di setiap Dapil, di setiap kelurahan binaan dan kecamatan binaan, jadi kita memang petakan yang mana benar-benar siap," katanya, Selasa (10/9/2024).
Mereka akan mengurus keluarga binaan tersebut sebelum membuat langkah panjang ke keluarga binaan lainnya.
"Jadi kita urusi itu detail ke keluarga binaan baru kita extend (perpanjang) ke luar," ungkapnya.
Saat ini, kata mantan Wakil Wali Kota Makassar itu, PKB ingin menerapkan pola politik moderen.
"Konstituen itu bukan hanya benar-benar jadi kebutuhan politik setiap 5 tahun, tapi kita membangun hubungan saling mempercayai jangka panjang," ungkapnya.
Pada saat bersamaan, katab pria yang akrab disapa Daeng Ical itu, mereka juga akan menerapkan pendidikan politik.
"Begini lah sebenarnya proses hubungan antara konstituen dan partainya. Bukan cuma ketemu 5 tahun sekali," jelasnya mengatakan.(*)
| GAM Macetkan Jl AP Pettarani Makassar, Demo Tolak Pilkada Lewat DPRD |
|
|---|
| Dulu Ditolak Keras SBY! Kini Demokrat Sulsel Dukung Pilkada Lewat DPRD |
|
|---|
| Tolak Pilkada Lewat DPRD, Presma UIN Alauddin : Jangan Khianati Kedaulatan Rakyat |
|
|---|
| Akademisi Unibos Makassar Nawir Rahman Petakan Plus Minus Pilkada Lewat DPRD |
|
|---|
| PMII Sulsel Nilai Wacana Pilkada Lewat DPR sebagai Kemunduran Demokrasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Ketua-Lembaga-Pemenangan-Pemilu-PKB-Syamsu-Rizal-Marzuki.jpg)