Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilkada

Poster Bakal Calon Bupati dan Gubernur di Bulukumba Merusak Pohon

Meski masa kampanye belum dimulai, poster bakal calon bupati dan gubernur di Bulukumba, Sulawesi Selatan, masih ramai terlihat terpaku di pohon-pohon

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Edi Sumardi
TRIBUN TIMUR/SAMSUL BAHRI
Poster bakal calon kepala daerah yang dijumpai di pohon-pohon Jalan Poros Bulukumba - Sinjai, Desa Balangpesoang, Kecamatan Bulukumpa, Bulukumba, Sulsel, sebagaimana diabadikan, Selasa (10/9/2024). 

Laporan jurnalis Tribun-Timur.com, Samsul Bahri

BULUKUMBA, TRIBUN-TIMUR.COM - Meski masa kampanye belum dimulai, poster bakal calon bupati dan gubernur di Bulukumba, Sulawesi Selatan, masih ramai terlihat terpaku di pohon-pohon sepanjang jalan.

Salah satu contohnya adalah poster milik Fachriandi A Namba, bakal calon Bupati Bulukumba, yang banyak dijumpai di pohon-pohon Jalan Poros Bulukumba - Sinjai, Desa Balangpesoang, Kecamatan Bulukumpa, Bulukumba.

Hampir semua pohon trambesi dan pohon penghijauan lainnya di sepanjang jalan tersebut dipenuhi poster-poster yang merusak pemandangan.

Tak hanya itu, poster calon Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman, juga terlihat di beberapa titik strategis, seperti di depan Monumen Pahlawan, Kecamatan Bulukumpa.

Keberadaan poster-poster ini tidak hanya mengganggu estetika, tetapi juga berdampak buruk pada pertumbuhan pohon-pohon yang menjadi tempat dipasangnya.

Zulkarnaen, penyidik PPNS dan penertiban setempat, menegaskan bahwa pemasangan poster di pohon-pohon penghijauan merupakan tindakan yang dilarang.

"Sebelumnya, kami telah mencabut sekitar 300 poster yang terpaku di pohon-pohon, mulai dari perbatasan Bulukumba-Bantaeng hingga Bira dan Sinjai," ujar Zulkarnaen pada Selasa (10/9/2024).

Ia menekankan bahwa kebanyakan poster dipasang oleh tim sukses calon bupati atau gubernur.

Namun, menurutnya, pohon dan fasilitas umum pemerintah bukanlah tempat yang tepat untuk memasang atribut kampanye.

"Kami meminta agar para calon dan tim suksesnya memperhatikan estetika lingkungan. Jangan sampai kampanye membuat wilayah terlihat semrawut dan merusak lingkungan," tegasnya mengatakan.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved