Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tiga Desa di Selayar Terancam Tak Bisa Cairkan Dana Desa

Desa Bungayya, Desa Lamantu, dan Desa Bone Selayar terancam tak bisa cairkan dana desa.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/FAQIH IMTIYAAZ
Plh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sulsel Akbar. Data PMD, tiga desa di Kabupaten Selayar terancam tak bisa cairkan dana desa. 

Dana Desa dapat digunakan untuk membiayai kegiatan yang tidak termasuk dalam prioritas penggunaan Dana Desa setelah mendapat persetujuan bupati atau walikota.

Namun harus dipastikan pengalokasian dana desa untuk kegiatan yang menjadi prioritas telah terpenuhi.

Diketahui, suntikan Dana Desa 2024 dalam Transfer Ke Daerah (TKD) Pemerintah Pusat menurun ke Sulsel.

Alokasi Dana Desa dalam TKD untuk desa se-Sulsel sebesar Rp 2,02 triliun.

Angka ini diketahui menurun 1,56 persen dibanding 2023.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Selatan Supendi pun membeberkan alasan adanya penurunan.

“Dana desa sedikit turun karena ada peningkatan penambahan dana desa di bulan september kemarin. Tapi Dibandingkan (2023), dana awal (2024) meningkat,” kata Supendi usai penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi TKD TA 2024 di Kantor Gubernur Sulsel akhir tahun lalu.

Alokasi awal dana desa 2023 sebesar Rp1,9 triliun.

Kemudian mendapat tambahan dana desa sehingga total dana desa 2023 Rp2,05 triliun.

Supandi tak menampik potensi adanya penambahan dana desa di pertengahan 2024.

Dana akan dikucurkan sejalan dengan performa desa.

“Nanti di tengah tahun kalau desa berkinerja baik akan ada penambahan dana desa,” katanya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved