Pilkada Jakarta 2024
Putusan MK Soal Threshold Untungkan Anies Baswedan dan Hendrar Prihadi, PDIP Langsung Susun Strategi
Berdasarkan putusan MK ini, threshold pencalonan gubernur Jakarta hanya membutuhkan 7,5 persen suara di pemilihan legislatif sebelumnya.
"Margin of error survei diperkirakan kurang lebih 4,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen asumsi random sampling," tandas Saidiman.
Anies Baswedan Mendominasi Berbagai Simulasi
Selain itu, Indikator Politik Indonesia sebelumnya juga telah merilis elektabilitas tiga sosok calon Gubernur di Pilkada Jakarta 2024, yakni Anies Baswedan, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, dan Ridwan Kamil (RK).
Berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia pada 18-26 Juni 2024, tiga nama di atas selalu konsisten menempati posisi tiga teratas dalam berbagai simulasi.
Seperti dalam simulasi terbuka atau top of mind, Anies Baswedan berada di posisi teratas disusul oleh Ahok dan Ridwan Kamil.
Anies Baswedan tercatat memiliki elektabilitas 39,7 persen, Ahok 23,8 persen, dan Ridwan Kamil 13,1 persen.
Lebih lanjut, ketiga nama di atas kembali menduduki posisi teratas dalam simulasi semi terbuka yang memiliki pilihan 40 nama.
Anies memiliki elektabilitas 41,7 persen, Ahok 26 persen, dan Ridwan Kamil 15,4 persen.
Hal serupa lalu terus berlanjut dalam beberapa simulasi lain dan posisinya tak pernah berubah. Anies selalu teratas, Ahok posisi kedua, dan Ridwan Kamil posisi ketiga.
“Jadi tiga nama ini selalu berada di peringkat teratas di berbagai simulasi. Mulai dari simulasi terbuka, semi terbuka, 16 nama, 11 nama, 9 nama, 4 nama, dan 3 nama,” ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi saat memaparkan hasil survei secara daring, Kamis (25/7/2024).
Berdasarkan data itu, Burhanuddin menilai, peluang munculnya kuda hitam dalam Pilkada Jakarta akan sangat minim.
Kalau pun menyempatkan predikat kuda hitam, mungkin julukan itu justru untuk Ahok dan Ridwan Kamil.
Pasalnya, Anies dalam berbagai simulasi selalu berada di posisi teratas.
“Kemungkinan munculnya kuda hitam di luar dari tiga nama teratas ini sangat kecil. Kenapa begitu, karena pilihan warga sudah sangat mengerucut,” ungkap Burhanuddin.
"Jadi kalau mau berharap ada kuda hitam, ya antara Ahok dan Ridwan Kamil. Di luar itu saya rasa cukup berat,” sambung dia.
Berikut ini hasil survei berdasarkan berbagai simulasi yang dilakukan Indikator Politik Indonesia:
Simulasi terbuka atau top of mind:
Anies Baswedan 39,7 persen
Ahok 23,8 persen
Ridwan Kamil 16,1 persen
Simulasi semi terbuka atau 40 nama:
Anies Baswedan 41,7 persen
Ahok 27 persen
Ridwan Kamil 15,4 persen
Simulasi 16 nama:
Anies Baswedan 41,9 persen
Ahok 27,9 persen
Ridwan Kamil 17,3 persen
Simulasi 11 nama:
Anies Baswedan 42,1 persen
Ahok 28,6 persen
Ridwan Kamil 17 persen
Simulasi 9 nama:
Anies Baswedan 42,7 persen
Ahok 29,2 persen
Ridwan Kamil 18,3 persen
Simulasi 4 nama:
Anies Baswedan 43,5 persen
Ahok 30,5 persen
Ridwan Kamil 13,5 persen
Simulasi 3 nama:
Anies Baswedan 43,8 persen
Ahok 32,1 persen
Ridwan Kamil 18,9 persen
Sebagai informasi, penarikan sampel dalam survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan 800 responden berusia 17 tahun atau lebih atau sudah menikah.
Margin of error survei sebesar 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Berpeluang Usung Calon Sendiri di Pilkada Usai Putusan Baru MK, PDIP Siap Jagokan Anies-Hendrar?
Dalang Kecurangan di Pemilihan Gubernur Jakarta Diungkap, Pengamat Tak Heran |
![]() |
---|
Hasil Hitung Suara Calon Gubernur Jakarta Terbaru, Pramono Anung Optimis Menang 1 Putaran |
![]() |
---|
Rencana Pendukung Ridwan Kamil di Putaran Kedua Pilkada Jakarta, Penyebab Kekalahan Sudah Diketahui |
![]() |
---|
Cek Fakta: Kubu Ridwan Tolak Kalah di Jakarta, Pramono Unggul Lebih 50 Persen |
![]() |
---|
Curhat Ahok Soal Pilkada Jakarta 2024 Berjalan Aman, Beda Pilkada 2017 saat Dikalah Anies Baswedan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.