Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilkada Jakarta 2024

Putusan MK Soal Threshold Untungkan Anies Baswedan dan Hendrar Prihadi, PDIP Langsung Susun Strategi

Berdasarkan putusan MK ini, threshold pencalonan gubernur Jakarta hanya membutuhkan 7,5 persen suara di pemilihan legislatif sebelumnya.

Editor: Ansar
Kolase Tribun-Timur.com
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Anies Baswedan. Namun setelah putusan MK, Anies Baswedan berpeluang besar lagi untuk menjadi orang nomor satu di Jakarta. 

Hal yang pasti, kata Eriko, elite PDIP nantinya akan menyampaikan kabar baik ini kepada Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Termasuk, kata dia, persoalan figur yang akan diusung dalam Pilkada 2024.

Hasil survei terbaru

 Hasil Survei terbaru Pilkada Jakarta 2024 menurut Survei Saiful Mujani Research Center (SMRC), Anies Baswedan unggul jika diadu melawan Ridwan Kamil (RK) maupun Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Dikutip dari Kompas.com, SMRC baru-baru ini merilis Hasil Survei terkait Pilkada Jakarta 2024.

Dalam Hasil Surveinya, SMRC menyatakan, nama Anies Baswedan cenderung lebih unggul jika melawan Ridwan Kamil maupun Ahok pada Pilkada Jakarta 2024.

Peneliti SMRC, Saidiman Ahmad mengatakan, Anies akan unggul jika head to head dengan Ridwan Kamil pada Pilkada Jakarta.

"Kalau hanya ada dua nama ini yang bersaing, Anies Baswedan dapat 42,8 persen, Ridwan Kamil 34,9 persen, dan yang belum tahu 22,3 persen," ucapnya dalam keterangan pers, Minggu (18/8/2024).

Sedangkan dengan Ahok, suara Anies tipis bersaing dengan keunggulan 2,3 persen atau masih di angka margin off error.

Anies disebut unggul 37,8 persen, sedangkan Ahok mencapai 34,3 persen.

Pemilih yang bingung berkisar 28 persen. 

"Jika Anies bersaing head to head dengan Kaesang Pangarep, Anies mendapat dukungan 46,5 persen, Kaesang 15 persen dan yang belum tahu sekitar 38,5 persen," ucapnya.

Adapun survei tersebut dilakukan melalui survei telepon terhadap warga Jakarta pada 8-12 Agustus 2024.

Metodologi yang digunakan adalah sampel secara random dari populasi pemilih berusia 17 tahun ke atas atau warga yang sudah menikah.

Sampel sebanyak 500 orang dipilih secara acak dari database tatap muka yang dilakukan SMRC mewakili pemilih Jakarta.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved