Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Mengelola Diaspora Pelajar

Saat ini marak kita lihat viralnya postingan estetik diaspora pelajar di media sosial terkait kritik konstruktif kepada pemerintah.

Editor: Sudirman
Ist
Fadlyansyah Farid Husain, Ketua Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang (PPI Jepang)/ Mahasiswa Doktoral Hiroshima Univeristy, Jepang/Dosen Fakultas Kedokteran UNHAS 

Pemerintah perlu mengembangkan strategi yang memungkinkan pengetahuan dan keterampilan dari diaspora pelajar diintegrasikan ke dalam pembangunan SDM nasional.

Ini mencakup penyediaan platform bagi para pelajar untuk berkontribusi, baik melalui kebijakan yang mendukung inovasi dan entrepreneurship, maupun melalui pembentukan jaringan profesional yang memfasilitasi transfer pengetahuan dan keterampilan.

Selain itu, penting untuk menciptakan ekosistem di dalam negeri yang memungkinkan inovasi dan kreativitas diaspora pelajar berkembang.

Ekosistem yang dimaksud adalah lingkungan kerja kompetitif, menomorsatukan riset dan pengembangannya, serta menyediakan insentif bagi industri untuk mengadopsi inovasi dan teknologi terkini dalam rangka sinkronisasi kebutuhan dan skill SDM yang akan berkiprah.

Pengembangan SDM yang berkualitas adalah kunci untuk memajukan Indonesia di kancah global.

Dalam hal ini, diaspora pelajar tidak hanya berperan sebagai agen perubahan, tetapi juga sebagai jembatan yang menghubungkan Indonesia dalam ranah pengetahuan, inovasi, dan praktik dengan tatanan global.

Oleh karena itu, memaksimalkan potensi mereka bukan hanya investasi individu, tetapi juga investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa.

Manajemen Diaspora

Tidak bisa dipungkiri, saat ini Indonesia merupakan salah satu bangsa kaya akan SDM berusia produktif yang digadang-gadang akan menjadi bonus demografi memasuki Indonesia EMAS 2045.

Kekayaan SDM Indonesia harus dilengkapi dengan sistem pembinaan yang baik guna menarik minat para diaspora tetap menjadi warga negara Indonesia.

Sistem pembinaan yang dimaksud meliputi tahap perekrutan, integrasi ke dalam tim, dan optimalisasi talenta agar tujuan Indonesia menjadi negara maju bisa terealisasi dengan memanfaatkan bonus demografi.

Dalam perekrutan diaspora, identifikasi talenta menjadi penting guna mengetahui keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman serta relevansi kebutuhan SDM dalam pembangunan berbagai disiplin ilmu di Indonesia.

Identifikasi ini bisa dilakukan melalui jaringan organisasi pelajar luar negeri, jaringan alumni, kerjasama dengan Universitas di luar negeri, maupun platform media sosial.

Penting pula ditekankan kepada para diaspora tentang peran penting dalam pembangunan nasional serta manfaat yang diperoleh, seperti pengembangan karir dan kesempatan untuk memberi dampak positif.

Integrasi diaspora kedalam sistem adalah salah satu hal yang krusial, proses percepatan adaptasi bisa dilakukan dengan orientasi pengenalan budaya kerja, sistem pemerintahan atau organisasi instansi kerja, dan dinamika sosial ekonomi di Indonesia.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved