Jelang HUT Kemerdekaan Makam Pangeran Diponegoro Tampak Bersih
Apalagi, jelang memperingati hari kemerdekaan Indonesia ke-79, banyak masyarakat Kota Makassar mengunjungi makam pahlawan tersebut.
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Ari Maryadi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Makam Pahlawan Pangeran Diponegoro jadi tempat wisata bagi masyarakat Kota Makassar.
Apalagi, jelang memperingati hari kemerdekaan Indonesia ke-79, banyak masyarakat Kota Makassar mengunjungi makam pahlawan tersebut.
Letaknya berada di Jl Diponegoro, Kecamatan Wajo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Ditempat itu, terdapat dua makam berukuran besar yang letaknya berdampingan.
Makam itu adalah makam Pangeran Diponegoro dan istrinya RA Ratu Ratna Ningsih yang ikut dalam pengasingan.
Selain itu, terdapat makam-makam lain berukuran sedang dan kecil yang tak lain adalah anak dari Pangeran Diponegoro serta cucunya.
Terlihat bagaimana kebersihan dari makam itu sangatlah terjaga, bahkan tak ada satupun sampah berserakan didalamnya.
Makam itu juga dibuka secara umum untuk para wisatawan atau keluarga dari keturunan Pangeran Diponegoro jika ingin berkunjung.
Pangeran Diponegoro dikenal sebagai pahlawan yang melawan penjajah Belanda pada perang gerilya tahun 1825 hingga 1830.
Pahlawan Indonesia itu wafat pada 8 Januari 1855 dan ia dimakamkan di Kota Makassar tempat dia diasingkan dimasa akhir hayatnya.
Salah satu pengunjung, Muhammad Imam mengatakan, ia datang bersama teman-temannya untuk berziarah ke makam tersebut.
"Kami kesini untuk berziarah kemalam pahlawan yang kemarin membela Indonesia pada saat masa penjajahan," katanya.
Kebetulan, kata Imam, jelang memperingati hari kemerdekaan Indonesia mereka berinisiatif datang berziarah ke makam pahlawan tersebut.
"Kami anak-anak muda yang kebetulan berdomisili kota Makassar mengunjungi makam pangeran dipenogoro, karena kebetulan ini merupakan makam pahlawan yang dibuka secara umum," jelasnya.
| Lorong Bebas Sampah di RW Bontolebang, Cara Sulaiman Jaga Drainase Makassar |
|
|---|
| Efek Perang Iran-AS, Permintaan SPKLU dan Home Charging Mobil Listrik Makassar Naik |
|
|---|
| Pengamat: Pembelajaran Jarak Jauh Berisiko Tekan Ekonomi Lokal Kampus |
|
|---|
| 4 Bulan Air Tak Mengalir, Warga Daya Tetap Dipalak PDAM Makassar: Uangnya Kemana? |
|
|---|
| Harga Bahan Pokok Naik Di Pasar Pamos Cendrawasih, Pembeli: Kecil Sekali Sekarang Tahu dan Tempe |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Suasana-Makam-Pangeran-Diponegoro-di-Jl-Diponegoro-32434.jpg)