Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Harga Bahan Pokok Naik, Pasar Rakyat Antang Sepi Pembeli

Penjual bahan pokok, Suarni mengatakan semenjak tahun ajaran baru pembeli semakin berkurang.

Penulis: M Yaumil | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/M Yaumil
Pedagang sayuran Hj Ida di Pasar Rakyat Antang, Jalan Antang Raya, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. 

Minyak curah Rp 16 ribu per liter naik seribu. Minyak kemasan merek Minyakita Rp 17 ribu satu bungkus biasanya harga pasaran Rp 15 ribu.

Kemudian harga bawang putih cukup mahal Rp 40 ribu per kilogram naik Rp 10 ribu dari biasanya.

Pejual sayuran, Ida mengatakan cabe rawit naik tinggi.

Saat ini Rp 50 ribu per kilogram naik Rp 20 ribu dari biasanya.

Kenaikan harga ini sudah berlangsung sepekan.

Ida mengambil barang dari pasar terong.

“Lombok kecil naik Rp 50 ribu satu kilogram biasanya Rp 30 ribu. Ambil di pasa terong, sepekan sudah (naik),” katanya.

Lombok kriting stabil saja diharga Rp 30 ribu per kilogram.

Harga Tomat turun Rp 6 ribu, sebelumnya Rp 10 ribu per kilogram.

Bawang merah turun dari Rp 45 ribu ke Rp 25 ribu per kilogram, bawang putih stabil Rp 40 ribu per kilogram.

Harga kentang naik Rp 23 ribu per kilogram dapat delapan biji, dulunya Rp 18 ribu.

Wortel turun Rp 8 ribu per kilogram dulunya Rp 12 ribu.

Minyak curah naik Rp 15 per liter, sebelumnya RP 14 ribu.

Minyak kemasan naik Rp20 ribu, dulu Rp 18 ribu satu liter.

Ida juga melihat tahun ajaran baru membuat pasar sepi pembeli.

Tapi tahun ini sangat parah.

Secara umum fluktuasi harga di pasar sudah berlangsung dua pekan belakangan.

“Sepi pasar iya begitu memang setiap tahun tapi ini paling parah. Sudah dua pekan belakangan ini begini,” tandasnya.

 

 

Laporan Kontributor TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR, M.Yaumil

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved