Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Halal Bihalal KMBS Sulsel di Makassar, 400 Warga Bima Perkuat Silaturahmi

Kegiatan ini dihadiri sekitar 400 warga Bima yang berdomisili di berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com
Foto bersama warga Bima yang berhalal bihalal. (Foto: Panitia KMBS) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kerukunan Masyarakat Bima Sulawesi Selatan (KMBS) Nusa Tenggara Barat menggelar halal bihalal di Hotel Swiss-Belinn Panakkukang, Makassar, Minggu (19/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri sekitar 400 warga Bima yang berdomisili di berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Acara tersebut menjadi ajang silaturahmi warga Bima usai menjalankan ibadah puasa Ramadan, sekaligus diisi dengan tausiah keagamaan dan pertunjukan seni bernuansa religius.

Penceramah, Ir H Ilah Muhammad, S.Ag., dalam hikmahnya menekankan pentingnya pengendalian hawa nafsu melalui ibadah puasa.

Menurutnya, puasa memiliki peran besar dalam membentuk karakter dan akhlak seseorang.

“Salah satu peperangan terbesar manusia adalah melawan hawa nafsu. Itu tidak cukup hanya dengan salat, zakat, atau zikir, tetapi bisa dikendalikan dengan puasa,” ujarnya.

Ia mencontohkan, saat berpuasa seseorang mampu menahan diri meski berada dalam situasi yang memungkinkan untuk melampiaskan hawa nafsu.

Selain pengendalian diri, Ilah Muhammad juga menyoroti pentingnya sikap tawaddu atau rendah hati.

Ia menyebut, orang yang memiliki sifat tersebut akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT.

“Tidak ada kesombongan dalam diri orang yang tawaddu. Ia terbuka kepada sesama tanpa memandang status sosial,” katanya.

Ketua Panitia, Dr H Husen Sarujin, M.Pd., M.M., M.H., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini terlaksana berkat dukungan penuh warga Bima di Sulawesi Selatan.

“Sumbangan yang diberikan bahkan melebihi kebutuhan pelaksanaan kegiatan,” ujarnya.

Ketua KMBS NTB, Dr Ibrahim Ahmad, S.E., M.Si., Ak., CA., mengungkapkan halal bihalal kali ini untuk pertama kalinya digelar di hotel berbintang. Sebelumnya, kegiatan serupa lebih sering dilaksanakan di kampus atau tempat sederhana.

“Kita sempat ragu, tetapi dengan semangat kebersamaan warga Bima, kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik,” katanya.

Ia juga menyebutkan, diaspora Bima di Sulawesi Selatan memiliki potensi besar, ditandai dengan banyaknya sumber daya manusia berpendidikan tinggi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved