Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilgub Sulsel

Alasan DPW PKS Sulsel Tak Usulkan Nama Andi Sudirman ke DPP, Dulu Berkawan di Pilgub 2018

Alasan DPW PKS Sulsel memutuskan tidak mengusulkan nama Andi Sudirman Sulaiman ke DPP sebagai bakal calon Gubernur Sulsel

|
Editor: Ari Maryadi
Renaldi Tribun Timur
Ketua DPW PKS Sulsel Muh Amri Arsyid (kanan) mendampingi Ilham Arief Sirajuddin (kiri) jumpa pers seusai fit and proper test calon Gubernur Sulsel Senin (22/7/2024). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Dulu berkawan, kini berpeluang jadi lawan. Itulah gambaran hubungan politik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan Andi Sudirman Sulaiman.

PKS dulu jadi pengusung pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman di Pilgub Sulsel 2018 lalu.

Pasangan pasangan berjuluk Prof Andalan keluar sebagai pemenang.

Parpol pengusungnya yakni PKS, PAN, dan PDI Perjuangan.

Enam tahun berselang, DPW PKS Sulsel kini mempertimbangkan tidak mengusulkan nama Andi Sudirman Sulaiman ke DPP sebagai calon Gubernur Sulsel.

PKS punya modal 7 kursi DPRD Sulsel bertarung Pilgub Sulsel 2024.

Ketua DPW PKS Sulsel Muh Amri Arsyid mengungkapkan tidak akan mengusulkan nama kandidat yang tidak mengembalikan formulir penjaringan.

Menurut PKS, Andi Sudirman Sulaiman tidak mengembalikan formurli ke partai besutan Ahmad Syaikhu itu.

Ada empat kandidat yang mengembalikan formulir di PKS Sulsel.

Mereka adalah Annar Salahuddin Sampetoding, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), Moh Ramdhan Pomanto dan juga Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki (Panglimata).

Keempat kandidat tersebut saat ini tengah mengikuti uji kelayakan oleh DPW PKS Sulsel.

Ketua DPW PKS Sulsel Amri Arsyid mengatakan, PKS tak akan mengusung figur lain diluar dari figur yang mengikuti seleksi di PKS.

Jika tak ada usulan dari DPW PKS, kata Amri, maka DPP PKS tak akan mengusulkan nama tersebut.

"Keputusan tidak di kami dan kami tidak bisa memberikan garansi dan DPP tidak mungkin mengusulkan dan memutuskan nama yang tidak kami usulkan," kata Amri Arsyid saat ditemui di Swiss-Belinn Panakkukang, Jl Boulevard, Kecamatan Panakkunag, Makassar, Senin (22/7/2024).

Adapun kata Amri, Andi Sudirman Sulaiman telah mengambil formulir di PKS namun belum mengembalikan formulir tersebut.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved