Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Hoegeng Awards

Sosok Bripka Nurmansyah Brimob Sulsel, Kandidat 3 Besar Hoegeng Awards

Bripka Nurmansyah, dengan rela menyulap tempat tinggalnya menjadi rumah singgah..

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sukmawati Ibrahim
dok pribadi
Potret personel Brimob Polda Sulsel Bripka Nurmansyah dan aksi sosialnya dalam mendirikan rumah singgah serta ambulans gratis untuk masyarakat kurang mampu yang berobat di Kota Makassar.   

"Pasien yang meninggal tetap kami dampingi sampai pengurusan jenazah sampai terkirim ke kampung halaman. Jika keluarga tidak mampu kami akan mencarikan pemakaman untuk dikebumikan di makassar dengan persetujuan keluarga jenazah," jelasnya.

Awal mula pria kelahiran Barru 20 Juni 1988, mendirikan rumah singgah saat dirinya rutin membagikan nasi kotak gratis ke keluarga pasien di beberapa rumah sakit.

Saat itu, Bripka Nurmansyah, mendapati banyak keluarga pasien yang tidur di lorong dan emperan rumah sakit serta Masjid.

Melihat pemandangan itu, hatinya pun tergugah untuk mendirikan rumah singgah agar keluarga pendamping pasien dapat tidur lebih layak.

Rumah singgah yang pertama ia dirikan, yaitu dengan menyewa rumah kontrakan pada 20 April 2021.

"Kami berinisiatif menyewa rumah dan menjadikan rumah singgah untuk mereka secara gratis dengan fasilitas kamar, makan dan pendampingan di rumah sakit," kenang Nurmansyah.

Sekira enam bulan berjalan, Nurmansyah menambah pelayanan dengan menyiapkan ambulans gratis.

"Alhamdulillah setelah 6 bulan kami bisa menambah pelayanan gratis dengan menyiapkan ambulans yang akan mengantar dan menjemput mereka setiap kontrol," ucap Nurmansyah.

"Ambulans gratis ini juga melayani pasien dan jenazah diluar penghuni rumah singgah jika ada permintaan," sambungnya.

Dan setelah berjalan dua tahun dan melihat banyaknya permintaan yang masuk untuk penggunaan rumah singgah, Nurmansyah dan istrinya, Fifi Elvira menjadikan rumah pribadi sebagai Rumah Singgah Sigap.

"Jumlah penghuni saat ini di dua rumah singgah sebanyak 14 pasien dan 13 pendamping dan saya dibantu oleh dua relawan yang bertugas sebagai pengasuh dan driver," tuturnya.

Sementara untuk pembiayaan atau operasional dua rumah singgah yang didirikan itu, bersumber dari para dermawan melalui donasi terbuka.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi, mengaku bangga dengan dedikasi yang ditunjukkan Bripka Nurmansyah.

Orang nomor satu di jajaran Polda Sulsel ini, tidak menyangka, ada personelnya yang berbuat melebihi panggilan tugas kedinasan.

"Apa yang ditunjukkan Bripka Nurmansyah ini patut dicontoh, karena ini adalah aksi kemanusiaan diluar dari panggilan tugas kedinasan," ujar Irjen Pol Andi Rian Djajadi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved