Target PAD Sulsel Rp 6,6 Triliun, Realisasi Triwulan I Baru Rp824 Miliar
Dari jumlah tersebut, realisasi khusus Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp 234 Miliar atau 13,11 persen.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sulawesi Selatan (Sulsel) tahun 2026 ini mencapai Rp 6,6 Triliun.
Di Triwulan I 2026, realisasi PAD baru di angka Rp 824 miliar.
Sesuai aturan PAD Provinsi bersumber dari pajak daerah, retribusi daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan serta Lain-lain PAD yang Sah
Plt Kepala Bidang Pendapatan Asli Daerah, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel Muhammad Irvandi Thamrin menyebut pajak daerah menyumbang angka tertinggi dalam PAD.
Targetnya sebesar Rp 5,2 Triliun.
"Total Pajak daerah realisasinya itu 746 miliar dengan persentase 14,35 persen," kata Muhammad Irvandi Thamrin saat ditemui di Hotel The Rinra, Kota Makassar pada Rabu (15/4/2026) siang.
Dari jumlah tersebut, realisasi khusus Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp 234 Miliar atau 13,11 persen.
Kemudian Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) realisasinya Rp 164 Miliar, atau 17,52 persen.
Untuk pajak bahan bakar kendaraan bermotor itu realisasinya Rp 249 miliar atau 18,20 persen.
"Ada pajak air permukaan itu realisasinya 89 miliar, dengan persentase 33,50 persen," kata Irvan.
"Kemudian ada lagi pajak alat berat itu realisasinya baru Rp 357 juta, dengan persentase 7,49 persen," sambungnya
Terakhir ada opsen pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) dengan realisasi Rp 8,2 miliar persentasenya 8,51 persen.
Untuk retribusi daerah realisasinya Rp 62 miliar Atau sekitar 12,56 persen.
"Sedangkan lain-lain PAD yang sah Itu realisasinya masih kecil Di 15 miliar Atau 2,07 persen," ujarnya.
Irvan menyebut secara data ada pertumbuhan di triwulan pertama dibandingkan tahun 2025 lalu.
| Harga Tiket Pesawat Naik, Biaya Operasional PSM Makassar Membengkak saat Laga Away |
|
|---|
| Merespon Pidato Jusuf Kalla: Tidak Ada Mati Syahid dalam Wilayah NKRI |
|
|---|
| TIMPORA Bergerak! Pengawasan WNA di Sulsel Ditingkatkan Secara Terpadu |
|
|---|
| Antusias Tinggi, Cabang Tilawah Jadi Primadona MTQ Sulsel di Maros |
|
|---|
| Dr Hasrullah: Belajar dari Kekalahan 2024, Golkar Sulsel Jangan Asal Tunjuk Ketua |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Muhammad-Irvandi-Thamrin-saat-ditemui.jpg)