Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilgub Sulsel 2024

Era NasDem Kendalikan Politik di Sulsel

Dari 105 kursi pada Pileg 2019, kursi Nasdem Sulsel naik menjadi 142 di Pileg 2024. Mendudukan 10 Ketua DPRD Kabupaten/Kota se Sulsel.

Editor: AS Kambie
Tribun-Timur.com
Ketua Nasdem Sulsel Rusdi Masse dan Sekretaris DPW Partai Nasdem Sulsel Syaharuddin Alrif 

Beberapa contoh yang tercatat mulai dari bantuan kebutuhan pangan masyarakat, kesehatan, bantuan layanan permodalan dan usaha, hingga pembangunan infrastruktur jalan, sirkuit balap motor di Palopo.

Dalam bidang bantuan pangan, NasDem Sulsel konsisten memberikan bantuan bagi masyarakat kurang mampu dan atau saat terjadi bencana, seperti banjir atau kebakaran. Di dunia pendidikan, NasDem mengucurkan beberapa model beasiswa.

Bansos ini juga rutin disalurkan NasDem Sulsel bersamaan dengan bantuan permodalan usaha bagi masyarakat. Seperti modal usaha bagi mahasiswi UNM yang videonya sempat viral angkut semen di Pinrang dan bantuan motor bagi penjual kue keliling di Parepare. Serta masih banyak lagi bantuan bagi UMKM.

Kemudian aksi membantu kesehatan di Sulsel NasDem menyediakan ambulance gratis sebanyak 220 lengkap dengan fasilitas dan tenaga medisnya. Aksi ini menjadi yang pertama di Sulsel bahkan boleh jadi di Indonesia, di mana Partai yang sediakan. Aksi ini pun mendapat reward sebagai partai yang paling peduli kepada masyarakat.

Tak ketinggalan pembenahan jalan di Sulsel. Secara khusus yang sempat viral di media, aksi RMS yang menurunkan puluhan alat berat ke Kecamatan Rampi Luwu Utara, untuk merapikan jalan provinsi penghubung Kabupaten Sidrap-Soppeng.

Buah dari program politik kemanusiaan itu, NasDem Sulsel sukses berhasil meraih kepercayaan rakyat. Terbukti Pileg 2023 lalu, sukses gemilang dan berhasil menggeser partai besar yang jadi petahana.

Dari 105 kursi pada Pileg 2019, naik 142 kursi di Pileg 2024. Mendudukan 10 Ketua DPRD Kabupaten/Kota se Sulsel. Di Sulsel, NasDem berhasil meraih 17 kursi di DPRD, yang berarti NasDem menduduki kursi Ketua DPRD Sulsel. Selanjutnya 9 pimpinan DPRD kabupaten/kota sebagai wakil ketua, dari 24 kabupaten/kota di Sulsel.

RMS dan Sistem Keberlanjutan

Harus diakui bahwa keberhasilan NasDem Sulsel tak bisa dilepaskan dari sosok Rusdi Masse (RMS) sebagai ketuanya. Dia mampu secara kreatif melakukan gebrakan-gebrakan yang tidak pernah dilakukan sebelumnya dan bahkan tidak dilakukan oleh partai lain.

Kapasitas dan pengalamannya telah membuktikan kepemimpinan Sulsel sehingga sukses membawa perubahan di Sulsel. Karena jarang politisi yang punya keduanya: kapasitas dan pengalaman. Ada politisi yang punya pengalaman mimpin, tapi terbatas kapitalnya.

Ada juga yang punya kapital, tapi tidak ada pengalaman. RMS justru secara apik menggabungkan keduanya sehingga efektif menjadi jalan kepemimpinannya membantu masyarakat.

Tak berlebihan bila kemudian RMS digadang-gadang jadi kandidat Cagub Sulsel mendatang. Karena memang publik menginginkannya.

Namun, hal yang ironis bila ada survey yang menempatkannya di urutan buncit kandidat Cagub Sulsel karena alasan tidak dikenal masyarakat. Dipastikan survei itu bila tidak bayaran, maka diragukan metodenya.

Kalau pun kemudian RMS jadi ‘naik kelas’ apakah ke Provinsi atau pejabat nasional, jadi Menteri, misalnya, namun penting bagi NasDem untuk terus menjaga konsistensi kemajuan. Sesuai dengan spirit restorasi yang kerap diusungnya, maka level keberhasilan pemimpin itu juga terletak pada bagaimana menyiapkan pelanjutnya.

Untuk itulah, pekerjaan rumah bagi RMS khususnya adalah menyiapkan sistem politik yang ajeg di Sulsel khususnya di Nasdem agar kelak sepeninggalnya, Nasdem Sulsel tetap berkibar dan melayani rakyat. Lazim, tantangan ketika berganti pemimpin, lebih buruk dari sebelumnya. Hal ini saya kira perlu dipikirkan matang.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved