Pilgub Sulsel 2024
Era NasDem Kendalikan Politik di Sulsel
Dari 105 kursi pada Pileg 2019, kursi Nasdem Sulsel naik menjadi 142 di Pileg 2024. Mendudukan 10 Ketua DPRD Kabupaten/Kota se Sulsel.
Oleh: Mulawarman
Jurnalis, Alumni Unhas
TRIBUN-TIMUR.COM - Pemenang, tapi NasDem tak lantas eforia, jumawa, apalagi 'matempo' sombong.
NasDem justru mau rendah hati menjadi, partai politik pertama di Sulsel yang menjaring kandidat calon kepala daerah dengan cara dialog terbuka dengan masyarakat.
Bila selama ini pola penentuan calon pemimpin daerah dilakukan secara tertutup oleh partai, dengan penunjukan langsung dari atas, maka NasDem Sulsel memiliki pendekatan lain. Yakni dengan menyerap aspirasi dari masyarakat.
Melalui kegiatan NasDem Mendengar, NasDem Sulsel berupaya untuk mendengar langsung persepsi dan pandangan masyarakat Sulsel terhadap calon pemimpin yang dikehendaki. Tujuannya tentu tiada lain, untuk mendapatkan pandangan secara utuh apa dan siapa saja kandidat yang cocok diusung oleh partai.
Selain tentu saja untuk memotret dan memetakan potensi serta permasalahan dari masing-masing daerah, yang mana sangat lah penting untuk kepemimpinan masa depan.
Event NasDem Mendengar, adalah salah satu rangkaian kegiatan NasDem Sulsel dalam memenangkan hati rakyat. Sebuah inisiatif yang sangat progresif dan aktual di tengah semakin menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap salah satu institusi demokrasi, yakni partai politik.
NasDem Sulsel justru secara berani mengambil jalan yang tidak murah dan melelahkan, demi sebuah cita-cita mencerdaskan dan melakukan edukasi politik ke masyarakat. Disaat partai politik di Sulsel sibuk mengkakulasi kekuatan calon rekan koalisi di Pilkada dan tingkat elektabilitas calon kepala daerah.
Seperti apa konsisten NasDem Sulsel dalam menjaga kepercayaan masyarakat? Sejauh mana dampaknya bagi politik elektoral NasDem di pileg dan pilkada. Serta prospek dan peta politik Sulsel di masa mendatang. Tulisan ini mencoba menjawab beberapa pertanyaan di atas, berdasarkan pada fakta-fakta politik dalam lima tahun terakhir, khususnya di Sulsel.
Menjawab kepercayaan publik
Kalau melihat kerja politik NasDem Sulsel beberapa tahun terakhir ini, sebetulnya tidak cukup istimewa. Mengingat memang itulah tugas dan fungsinya seperti termuat di UU Nomor 2/2008 tentang Partai Politik, yaitu menyerap, menghimpun, dan menyalurkan aspirasi politik. Hanya saja, menjadi berbeda ketika minus yang melakukan dan daya jangkauan kegiatan NasDem yang luas ke masyarakat, tidak terbatas pada konstituennya.
NasDem hanya melakukan apa yang memang sudah diamanatkan UU. Tidak menambah atau mengurangi. Yaitu membantu masyarakat. Hadir di saat dibutuhkan dan selalu inisiatif memberikan masukan perbaikan. Tanpa dibatasi waktu dan siapa yang menerima. Selama dia masyarakat Sulsel. Pasti akan dibantunya.
Keadaan ini sejak dua dekade terakhir menjadi barang yang langka. Bukan hanya di Sulsel, tapi jadi problem semua daerah. Dimana partai politik tidak efektif menjadi representasi masyarakat. Puncaknya, ketika tergerusnya kepercayaan publik terhadap partai politik secara terus-menerus. Survey Indikator Politik Indonesia tahun lalu menunjukkan tren yang terus menurun.
Partai menjadi institusi yang paling tidak dipercaya masyarakat 63 persen, jauh di bawah institusi penegak hukum seperti TNI dan Kepresidenan di atas 90 persen. Faktornya banyak selain karena tidak efektif sebagai representasi rakyat, juga banyak kasus korupsinya (Tempo,2023).
NasDem Sulsel terbukti secara perlahan dan konsisten mengembalikan kepercayaan itu. Melalui kerja politik kemanusiaan yang disebutnya selama ini, NasDem menunjukkan gaya politik yang berbeda dengan umumnya partai lain. Dan yang menarik aksinya dilakukan tidak hanya saat setiap menjelang pemilu atau pilkada. Tapi konsisten dilakukan.
Pilgub Sulsel 2024
Rusdi Masse
Syaharuddin Alrif
NasDem Mendengar
Nasdem Sulsel
Mulawarman
Opini Tribun Timur
| MK Tolak Gugatan Danny Pomanto-Azhar Arsyad, Sudirman-Fatma Dilantik 20 Februari 2025 |
|
|---|
| Kunjungi Toraja Utara, Danny: Terima Kasih Dukungannya, Saya Akan Kenang Hingga Akhir Hayat |
|
|---|
| Andi Sudirman Bentuk Tim Hukum Lawan Gugatan Danny, Jubir DiA: Lucu, Yang Kami Gugat KPU Sulsel |
|
|---|
| Dana Kampanye Danny Pomanto Kalahkan Andi Sudirman, Tapi Beda 1,4 Juta Suara di Pilgub Sulsel 2024 |
|
|---|
| Andi Sudirman-Fatmawati Ciptakan Rekor Baru Kalahkan SYL dan Nurdin Abdullah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Syaharuddin-Alrif-dan-Ketua-Nasdem-Sulsel-Rusdi-Masse-14.jpg)