Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemilu 2024

Senasib PPP, Partai Besutan Kaesang Putra Jokowoi Juga Gagal ke Senayan

Senasib dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), partai besutan putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep dipastikan gagal ke Senayan. .

Tayang:
Editor: Sukmawati Ibrahim
kolase Tribun Timur
Kolase Presiden Jokowi dan Ketum PSI Kaesang Pangarep 

PPP baru pertama kali tidak lolos parlemen sejak Pemilu 2004.

Alhasil, dengan tidak lolosnya PPP, hanya ada delapan partai politik yang lolos ke parlemen yang seluruhnya berstatus petahana.

PDIP pun menjadi pemenang dalam Pileg 2024 ini dengan meraup 25.387.278 suara atau setara dengan 16,72 persen suara sah.

Lalu, disusul Partai Golkar dengan meraih 23.208.654 suara atau 15,28 persen dan Partai Gerindra yang memperoleh 20.071.708 suara atau 13,22 persen.

Selanjutnya, ada PKB yang meraih 16.115.655 suara (10,61 persen), NasDem 14.660.516 suara (9,65 persen), PKS 12.781.353 suara (8,42 persen), Demokrat 11.283.160 suara (7,43 persen), dan terakhir PAN dengan meraup 10.984.003 suara (7,23 persen).

Khusus di Sulawesi Selatan misalnya, PPP berdasarkan perhitungan sementara meraih 2 kursi untuk DPR RI.

Kedua kursi tersebut masing-masing diraih Amir Uskara yang juga Wakil Ketua Umum PPP di Dapil Sulsel I.

PPP di Dapil Sulsel I merebut kursi ke-7 dari 8 kursi yang tersedia setelah mengumpulkan total 140.154 suara.

Adapun suara pribadi Amir Uskara mencapai 94.287 suara. Sedangkan kursi kedua PPP yakni diraih Muh Aras di Dapil Sulsel II.

Perolehan suara PPP di Dapil Sulsel II sebanyak 171.049 suara, suara pribadi Muh Aras sebanyak 101.938.

Namun Amir Uskara dan Muh Aras berpotensi gagal ke Senayan andaikata penghitungan terakhir di KPU RI, PPP gagal mencapai ambang batas parlemen 4 persen.

Dengan gagalnya kedua caleg ini ke Senayan, partai-partai lain akan menjadi penggantinya.

Golkar dan NasDem yang dipastikan mendapatkan keuntungan.

Di Dapil I, kursi milik Amir Uskara dipastikan akan pindah ke caleg NasDem, Rudianto Lallo.

Sementara di dapil II, mantan Wali Kota Parepare Taufan Pawe, berpeluang menggantikan Muhammad Aras merebut kursi terakhir.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved