Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Rumah Dinas Pemda Jeneponto

Sosok Mantan Pejabat di Jeneponto 'Ogah' Keluar dari Rumah Dinas Meski BPKAD Usir Berkali-kali

Sosok pensiunan pejabat di Kabupaten Jeneponto ogah keluar dari rumah dinas meski telah diusir berkali-kali. 

Tayang:
Editor: Sukmawati Ibrahim
Muh Agung Putra Pratama/Tribun Timur
Rujab Bupati di Jl Lanto Daeng Pasewang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO - Sosok pensiunan pejabat di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan ogah keluar dari rumah dinas meski telah diusir berkali-kali. 

Kepala Badan Pengelolaan dan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Jeneponto, Badaintang mengaku kewalahan. 

Berbagai cara dilakukan pensiunan pejabat tersebut tetap tak ingin keluar dari rumah dinas itu. 

Perlu diketahui bahwa tercatat 14 unit rumah dinas (rumdis) masih dihuni pensiunan pejabat di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Semuanya tersebar di berbagai tempat di pusat kota, Kecamatan Binamu.

"Ada sekitar 14 yang saya tahu sementara," kata Kepala Badan Pengelolaan dan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Jeneponto, Badaintang kepada Tribun-Timur.com, Senin (18/3/2024) siang.

Ia mengungkapkan, kebanyakan rumah tersebut dikuasai purna bakti dari dinas pertanian.

Baca juga: BPKAD Pusing Tagih Randis-Rumdis Mantan Pejabat di Jeneponto: 1 Mobil Dibawa Kabur ke Kendari

Tercatat, sebanyak 10 rumah dinas belum dikosongkan di wilayah Kelurahan Monro-monro atau lebih dikenal dengan nama lawas 'Jeneponto Lama'.

"Jeneponto Lama ada 10 yang dikuasai oleh pihak pensiunan dinas pertanian, ada juga dari kejaksaan, pegawai lembaga masih dipakai, di Jalan Pahlawan ada empat termasuk rumah mantan Kadis Koperasi," ucapnya.

Lantas siapa pensiunan pejabat tersebut?

Ialah mantan Kadis Koperasi Jeneponto Zubair.

Sampai hari ini ia enggan meninggalkan rumah dinas tersebut.

Padahal ia bukan lagi pejabat di Pemda Jeneponto

Mirisnya kata Badaintang, Zubair kerap disurati tak pernah menunjukkan sikap kooperatif.

"Sudah beberapa kali saya menyurat bahkan pernah saya eksekusi tapi tetap dia (Zubair) tidak mau keluar," sesalnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved