Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dua Gereja di Wajo Dijaga Polisi saat Jumat Agung

Dua gereja menjadi titik pengamanan yakni Gereja Toraja Jemaat Sengkang di Jl Nangka dan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdi) Jemaat Imanuel

Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/M. Jabal Qubais
Personel Polsek Tempe kala pengamanan Ibadat Jumat Agung di sejumlah Gereja di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel). Potret pengamanan Gereja Toraja Jemaat Sengkang (kiri) dan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdi) Jemaat Imanuel (kanan). 

TRIBUNTIMUR.COM, WAJO - 8 Personel Polsek Tempe Polres Wajo pengamanan  dua gereja saat Ibadat Jumat Agung di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (3/4/2026).

Dua gereja menjadi titik pengamanan yakni Gereja Toraja Jemaat Sengkang di Jl Nangka dan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdi) Jemaat Imanuel, Jl Nusa Tenggara.

Pengamanan dipimpin Kapolsek Tempe AKP Candra Said Nur didampingi Kanit Intel Aiptu Ridwan Nur, Bhabinkamtibmas Aiptu Andi Nasrullah, personel Aipda Rohandy, Bripda Afdal, Bripda Eril, Bripda Andi Altin dan Bripda Hadid.

Pantauan Tribun-Timur.com, sedari pagi Jemaat memadati dalam gereja sekira pukul 08.00 Wita.

Mereka dengan pakaian rapi masuk ke dalam gereja sembari memberi salam satu sama lain.

Pdt Hermin Mada memimpin Jumat Agung di Gereja Toraja Jemaat Sengkang.

Sedangkan Pdt David Ronald Talugo memimpin Jemaat di GPdi Jemaat Imanuel, Jl Nusa Tenggara.

Kapolsek Tempe Candra Said Nur mengatakan, pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, tertib, dan khusyuk bagi jemaat.

"Ini adalah bentuk pelayanan kami kepada masyarakat, khususnya umat Kristiani yang sedang melaksanakan ibadah Jumat Agung, agar dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” ujarnya saat ditemui Tribun-Timur.com usai pengamanan.

Tak lupa, pihaknya memantau situasi di sekitar lokasi guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas selama kegiatan berlangsung.

"Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Ini juga berkat kerja sama semua pihak serta kesadaran masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas,” bebernya.

"Proses ibadat dimulai sekitar pukul 08.00 dan selesai pukul 11.00 Wita," sambungnya.

Sementara itu, Pdt Hermin Mada mengaku aman selama melaksanakan ibadat.

"Puji Tuhan kami selalu merasa aman kalau ada aparat yang berjaga selama kami beribadat. Tentu apresiasi yang setinggi-tingginya kepada personel kepolisian khususnya Polres Wajo yang senantiasa memberi kami rasa aman dan nyaman," paparnya.

Jumat Agung, kata Pdt Hermin Mada menjadi momen sakral umat merenungkan pengorbanan Tuhan Yesus.

"Jumat Agung bukan sekadar peringatan kematian, melainkan bukti kasih tertinggi Allah yang rela berkorban untuk menebus dosa manusia," katanya. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved