Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Green Financing

Dampak dari efek rumah kaca semakin dirasakan oleh penduduk bumi, diperkirakan dalam beberapa dekade ke depan bumi menjadi semakin tidak seimbang.

Editor: Sudirman
Ist
Anas I Anwar Makkatutu, Dosen FEB - UNHAS 

Misalnya pinjaman yang diterbitkan dengan bunga rendah untuk penanaman pohon pada berbagai komunitas, pinjaman sindikasi untuk mendanai proyek-proyek hijau, green bonds, pendanaan energi surya, dan lain lain.

Tantangan yang dihadapi terhadap green finance, yaitu antara lain: asimetri informasi, kapasitas analisis yang kurang memadai, jatuh tempo antara green investment jangka pendek dan jangka panjang.

Di mana waktu untuk investor yang cenderung jangka pendek, kurangnya koordinasi yang efektif antara kebijakan keuangan dan lingkungan, dan kurangnya kejelasan tentang sejauh mana dukungan pemerintah untuk transisi menuju ekonomi hijau.

Sementara itu tantangan lainnya meliputi kesulitan dalam menganalisis green finance, kurangnya konsistensi menilai level “hijau”nya sebuah korporasi.

Pada sektor keuangan Bank Indonesia sebagai otoritas makroprudensial dan OJK sebagai otoritas mikroprudensial harus mendukung sepenuhnya pertumbuhan pembiayaan hijau yang diberikan perbankan kepada korporasi dan UMKM untuk melakukan kegiatan hijau dan investasi pada infrastruktur hijau.

Sosialisasi dan edukasi kepada perbankan dan masyarakat untuk meningkatkan literasi dan pemahaman terhadap keuangan hijau harus terus dilakukan.

Perusahaan dan pemerintah yang terlibat dalam proyek dan kegiatan harus bersinergi dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved