Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Green Financing

Dampak dari efek rumah kaca semakin dirasakan oleh penduduk bumi, diperkirakan dalam beberapa dekade ke depan bumi menjadi semakin tidak seimbang.

Editor: Sudirman
Ist
Anas I Anwar Makkatutu, Dosen FEB - UNHAS 

Di mana disebutkan bahwa salah satu arah pembangunan nasional adalah mewujudkan Indonesia yang asri dan lestari diantaranya dengan mendayagunakan sumber daya alam yang terbarukan dan mengelola sumber daya alam yang tidak terbarukan.

Salah satu Agenda Pembangunan adalah pembangunan lingkungan yang tercermin pada fokus mitigasi kepada perubahan iklim, konservasi sumberdaya alam dan perlindungan ekosistem serta keanekaragaman hayati disertai dengan adanya rumusan cara pencapaian (means of implementation).

Di tingkat internasional, isu ini telah ditetapkan secara resmi oleh PBB pada saat menyelenggarakan sidang umum tanggal 25 September 2015 di New York.

Aksi terhadap perubahan iklim ditetapkan menjadi salah satu Agenda Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Developments Goals/SDGs) Tahun 2015-2030.

Sebagai wujud peran aktif dalam mengatasi dampak perubahan iklim, Indonesia menjadi salah satu dari tiga puluh negara yang menjadi anggota Open Working Group (OWG) on Sustainable Development Goals (SDG).

Green finance merupakan pendanaan green investment baik untuk sektor publik maupun swasta.

Proyek green finance menghasilkan benefit ekonomi yang mempromosikan sustainable environment.

Green finance mencakup semua investasi dalam barang dan jasa lingkungan dan investasi dalam kegiatan yang mengurangi kerusakan lingkungan dan iklim.

Selain itu dalam kebijakan publik, green finance melibatkan pembiayaan kebijakan publik yang mendorong implementasi proyek-proyek ataupun inisiatif perlindungan lingkungan atau proyek-proyek mitigasi kerusakan lingkungan.

Tujuan dari aktivitas green finance adalah meningkatkan arus keuangan dari institusi keuangan ke agen ekonomi yang terlibat dalam proyek dan kegiatan yang menjaga lingkungan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

Green finance mempromosikan pembangunan smart cities dalam jangka panjang serta pertumbuhan ekonomi.

Investasi pada green projects akan mengurangi tingkat emisi karbon jangka panjang dan jangka pendek.

Pembiayaan hijau memiliki manfaat diversifikasi untuk investor di pasar korporasi dan pasar surat berharga.

Peningkatan pembiayaan hijau dapat mengurangi pendanaan untuk kegiatan bahan bakar fosil yang membahayakan lingkungan dan iklim.

Beberapa produk keuangan dapat dibuat menjadi instrumen “green” jika produk atau instrumen tersebut digunakan untuk menggalang dana yang digunakan untuk investasi pada proyek ataupun aktivitas ramah lingkungan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved