Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

185 Siswa SD se-Makassar Bersaing di Final Athirah Olympiad

Para peserta Athirah Olympiad merupakan siswa SD kelas 5 dan kelas 6 berhasil memasuki babak final.

Tayang:
Penulis: Rudi Salam | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/RUDI SALAM
Antusias peserta final Athirah Olympiad, di Sekolah Islam Athirah, Jl Kajaolalido, Makassar, Sabtu (3/2/2024). Sebanyak 185 siswa dari puluhan sekolah dasar di Makassar mengikuti final Athirah Olympiad. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 185 siswa dari puluhan Sekolah Dasar (SD) di Makassar mengikuti final Athirah Olympiad di Sekolah Islam Athirah, Jl Kajaolalido, Makassar, Sabtu (3/2/2024).

Para peserta event yang digelar SMP Islam Athirah ini, merupakan siswa SD kelas 5 dan kelas 6 berhasil memasuki babak final, setelah mengikuti rangkaian babak penyisihan. 

Babak penyisihan dimulai sejak 22 Januari 2024, dan diikuti oleh 1.080 siswa dari 40 sekolah dasar negeri maupun swasta di Kota Makassar.

Demikian dijelaskan Ketua Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru SMP Athirah selaku panitia pelaksana, Munira.

"Athirah Olympiad ini melombakan empat mata pelajaran untuk siswa SD kelas 4 dan kelas 5. Yakni matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris. Ini adalah program OSIS SMP," jelasnya, saat ditemui di sela-sela acara.

Peserta olimpiade dengan tema Challange Your Brain Be The Best ini antara lain dari SD Mangkura, SD Mattoanging, Sekolah Dian Harapan, dan SD Telkom Makassar.

"Ini adalah pertama kalinya digelar dengan empat mata pelajaran. Sebelumnya hanya bahasa Inggris. Olimpiade ini pendaftarannya free untuk siswa," paparnya.

Dalam pelaksanaan final ini para peserta mengikuti okimpiade di kelas. Masing-masing kelas berisi 20-25 siswa. 

Pemenang ditentukan dengan melihat nilai tertinggi di masing-masing bidang. 

Jika ada nilai sama, dilihat dari kecepatan mengumpul jawaban.

Sementara Kepala sekolah SMP Athirah Nilamartini mengatakan kegiatan ini digelar untuk memberikan sarana untuk melatih anak berkompetisi di bidang ilmu pengetahuan.

"Sebelumnya di Athirah  ada dua kompetisi. yakni festival olahraga dan festival seni. Belum ada ilmu pengetahuan. Karenanya kami menggelar olimpiade ini," katanya.

"Harapannya ada ajang bagi siswa untuk melatih diri. Ajang seperti ini masih jarang," tambahnya.

Penyelenggaraan pertama Athirah ini terbilang sukses, sehingga rencananya akan kembali digelar tahun depan.

Pemenang ajang ini selain mendapatkan piala dan piagam juga akan mendapatkan uang pembinaan.

Setiap kategori ada enam pemenang.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved