Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Transformasi Digital Pada Perguruan Tinggi

Serta Peta Jalan Indonesia Digital 2020-2024 yang dilaksanakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Editor: Sudirman
Ist
Dr Ridwan Andi Kambau ST MKom, Informatics Lecturer on Science and Technology Faculty 

Strategi Transformasi Digital Perguruan Tinggi (PT).

Untuk melakukan transformasi digital dibutuhkan strategi pengembangan perguruan tinggi. Berikut adalah beberapa strategi transformasi digital yaitu:
 
• Menyiapkan infrastruktur digital seperti internet, jaringan komputer internal dan eksternal  kampus, pusat data, dan teknologi virtual serta menerapkan aplikasi cerdas yang sesuai kebutuhan PT. 

• Melakukan rekayasa proses proses bisnis dengan prinsip interkonektivitas elemen-elemen (orang, proses, dan perangkat) dalam PT.

• Membangun satu platform pelayanan dengan sistem manajemen kampus cerdas untuk memudahkan akses ke sumber data, memudahkan pengelolaan administrasi dan memudahkan interaksi antara mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan dan pegawai.  

• Peningkatan kompetensi dan literasi digital seluruh civitas akademika.

• Monitoring dan Evaluasi implementasi transformasi digital

Dengan menerapkan strategi-strategi di atas, perguruan tinggi dapat meningkatkan fleksibilitas pembelajaran, kenyamanan dalam beraktivitas, mengurangi ketergantungan dan kendala terkait lokasi.

Meningkatkan ketersediaan informasi, memungkinkan komunikasi instan jarak jauh, mempercepat waktu pemrosesan suatu aktivitas, dan tentunya efisiensi biaya dan waktu
 
Desain Ulang Program Pendidikan, Proses Akademik dan Kurikulum

Desain Program Pendidikan, Proses Akademik dan Kurikulum saat ini perlu ada beberapa perbaikan, sehingga penting dilakukan desain ulang. Beberapa hal yang penting untuk dilakukan:

• Perubahan skala prioritas dari program pendidikan yang tadinya Program Akademik yang mengarah kepada penguasaan dan pengembangan disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi, selanjutnya didesain-ulang dengan skala prioritas pada Pendidikan Vokasi yang mengarah pada keahlian terapan.

• Belajar dimana saja tidak dibatasi kelas/tempat, kapan saja tidak batasi waktu, serta selalu terpenuhinya aksesibilitas dan ketersediaan sumber/materi pembelajaran.

• Munculnya Pembelajaran Personalisasi dan Pembelajaran Mandiri adalah pembelajaran sesuai kebutuhan mahasiswa dan mereduksi batasan antar program studi, sehingga dimungkinkan belajar lintas program studi sesuai kebutuhan mahasiswa dan kebutuhan dunia kerja. 

• Pembelajaran berbasis proyek adalah pendekatan yang memungkinkan mahasiswa untuk belajar praktek melalui proyek nyata atau turun langsung dilapangan dengan melakukan kerjasama dengan dunia industri.

• Perbaikan kompetensi dan evaluasi berkelanjutan, bukan hanya bergantung pada ujian tunggal, namun proses pembelajaran aktif disertai pengalaman praktek lapangan.

Desain ulang ini fokus pada pengembangan kemampuan sumber daya manusia luaran PT yang diharapkan mampu beradaptasi dengan dunia kerja di era industry 4.0.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved