Opini
Transformasi Digital Pada Perguruan Tinggi
Serta Peta Jalan Indonesia Digital 2020-2024 yang dilaksanakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Dr Ridwan Andi Kambau ST MKom
Informatics Lecturer on Science and Technology Faculty
PEMERINTAH Indonesia dalam lima tahun terakhir ini telah melaksanakan program Transformasi Digital melalui Bapenas dengan gerakan ‘Making Indonesia 4.0’.
Serta Peta Jalan Indonesia Digital 2020-2024 yang dilaksanakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Transformasi digital memasuki berbagai sektor termasuk bidang pendidikan, salah satunya yang diramalkan cepat mengadopsi transformasi digital adalah Perguruan Tinggi.
Transformasi Digital pada perguruan tinggi mengacu pada proses integrasi teknologi digital ke dalam berbagai aspek dan proses pendidikan yang mengarah pada konsep Pendidikan 4.0.
Ini dipengaruhi oleh Konsep Revolusi Industri 4.0 yaitu transformasi industri yang didorong oleh digitalisasi, konektivitas, dan otomatisasi.
Proses Transformasi Digital pada perguruan tinggi mengalami akselerasi akibat pandemi Covid-19.
Kebijakan ‘lock-down’ pada saat itu memaksa perguruan tinggi mencari cara agar tetap melaksanakan proses pembelajaran dan salah satu solusi yang memungkinkan untuk diterapkan adalah dengan menggunakan teknologi digital.
Teknologi digital Learning Management System (LMS) seperti Moodle, Video Conference seperti Zoom dan Google Meet, Webmeeting seperti Cisco Webex, Platform e-learning seperti Google Classroom, dan pemanfaatan Video Pembelajaran di Youtube menjadi solusi cepat mengatasi persoalan pembelajaran yang dihadapi saat itu.
Termasuk penggunaan Sistem Informasi Manajemen (SIM) Kampus yang Cerdas yang mengatur berbagai proses administrasi dan manajemen di perguruan tinggi.
Untuk mewujudkan Transformasi Digital pada Perguruan Tinggi ada beberapa hal yang menjadi perhatian penting yaitu:
Strategi Transformasi Digital untuk Pengembangan Perguruan Tinggi, Re-desain Program Pendidikan dan Proses Akademik.
Pemanfaatan teknologi Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI), Big Data, Internet of Thing (IoT), dan Cloud Computing di bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.
Infrastruktur Teknologi Digital yang memadai, baik infrastruktur fisik maupun infrastruktur virtual, serta proses administrasi dan manajemen dengan dukungan sistem informasi manajemen cerdas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Dr-Ridwan-Andi-Kambau-ST-MKom-Informatics-Lecturer-on-Science-and-Technology-Faculty.jpg)