Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Dakwah Islam Humanis

Dakwah sebagai fungsi risalah merupakan suatu proses pembangunan dan perubahan sosial menuju kehidupan yang lebih baik.

Editor: Sudirman
Ist
M Affian Nasser, Anggota IKA PPMBS Bajo, Kader Ansor-Banser Kota Makassar, dan Alumni UINAM 

Oleh: M Affian Nasser

Anggota IKA PPMBS Bajo, Kader Ansor-Banser Kota Makassar, dan Alumni UINAM

Dakwah pada hakikatnya, memiliki dua fungsi utama, yakni fungsi risalah dan fungsi kerahmatan.

Dakwah sebagai fungsi risalah merupakan suatu proses pembangunan dan perubahan sosial menuju kehidupan yang lebih baik.

Sedangkan dakwah dalam fungsi kerahmatan adalah upaya menjadikan nilai-nilai ajaran Islam sebagai konsep bagi manusia di dalam melakoni kehidupannya.

Dalam menyampaikan pesan kerisalahan dan kerahmatan itu, harus disadari bahwa, dakwah hadir di tengah-tengah masyarakat dinamis yang terus mengalami perkembangan.

Di sisi lain, dalam konteks masyarakat Indonesia, masyarakat yang menjadi sasaran dakwah bukanlah masyarakat homogen melainkan masyarakat pluralis yang terdiri dari perbedaan suku, agama, ras dan budaya.

Sehingga dalam kenyataan kedinamisan dan pluralitas tersebut, maka praktik dakwah harus mampu memberikan kesejukan pada siapa saja yang mendengarkan.

Sebagaimana ajaran Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad adalah ajaran yang bersifat universal.

Keuniversalan ajaran Islam itulah yang mengajarkan kepada pemeluknya untuk menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, seperti toleransi, moderasi, keadilan, dan kesetaraan.

Sebab itu pula, Islam merupakan agama yang memuliakan seluruh manusia dan sangat menghargai adanya pluralisme.

Masyarakat dinamis dan pluralis yang terus mengalami perkembangan, tentu memerlukan satu panggilan dakwah konkrit yang berorientasi pada penyelamatan eksistensi, harkat, dan martabat kemanusiaan.

Sehingga dalam konteks ini, pemahaman terhadap kemajemukan masyarakat sebagai sasaran dakwah, menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan tujuan dakwah.

Corak dan bentuk dakwah dituntut untuk dapat menyesuaikan dengan segala perubahan dan perkembangan masyarakat.

Eksistensi dakwah Islam senantiasa bersentuhan dengan realitas yang mengitarinya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved