Galeri Andalan Sulsel Buka di Kantor Gubernur, Jajakan Produk Khas 24 Kabupaten/Kota
Tak hanya di Kantor Gubernur Sulsel, Galeri Andalan Sulsel juga ada di Bandara Sultan Hasanuddin.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Galeri Andalan Sulsel diresmikan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Ketua Dekranasda Naoemi Octarina di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (28/8/2023).
Galeri Andalan Sulsel ini menjadi pusat jajanan produk dan kerajinan lokal UMKM.
Ketua Dekranasda Sulsel, Naoemi Octarina, menyebut galeri hadir untuk memasarkan produk khas Sulsel.
Tak hanya di Kantor Gubernur Sulsel, Galeri Andalan Sulsel juga ada di Bandara Sultan Hasanuddin.
"Alhamdulillah bisa mewujudkan galeri tidak hanya di kantor gubernur. Ada juga di bandara," katanya.
Baca juga: F8 2023 Ditutup, Ketua PHRI Sulsel: Signifikansi Besar bagi Industri Perhotelan
Ia mengungkapkan alasan membuka Galeri Andalan Sulsel di Kantor Gubernur Sulsel dan Bandara Sultan Hasanuddin.
Menurutnya, dua lokasi ini strategis sebab banyak dikunjungi tamu-tamu baik dalam Sulsel hingga internasional.
"Kenapa di kantor gubernur, karena banyak tamu, dengan menyediakan oleh-oleh khas sulsel dengan produk yang sudah melalui fase seleksi," kata Naoemi Octarina.
Pantauan Tribun-Timur.com, beragam produk di jual dalam galeri ini.
Mulai dari pakaian khas Bugis seperti jas tutup dan baju bodo.
Kemudian ada Songkok Recca dan Kain Sutera.
Beragam model tas hasil karya UMKM sampai pernak-pernik.
Ada juga makanan dan camilan khas Sulsel.
Baca juga: Deretan Caleg Gerindra Ancam Dominasi Nasdem di Dapil Makassar A DPRD Sulsel
Sementara Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan produk yang dijual harus melalui proses seleksi ketat.
Sehingga yang masuk dalam Galeri Andalan Sulsel memuat nilai kearifan lokal dengan kualitas terbaik.
SAKSI KATA: Pengakuan Dosen UNM Dr QDB Soal Dugaan Pelecehan 'Sakit Hati Saya Sudah Terakumulasi' |
![]() |
---|
Mantan Pemred Tribun Timur Dinobatkan Jadi Tokoh Media Berpengaruh Ajang MTA 2025 |
![]() |
---|
Masa Depan Penerimaan Negara Indonesia di Era Digital: Dari Pungutan ke Kepercayaan |
![]() |
---|
Bukan Rapat Biasa, Ini Strategi Cerdas Daeng Manye Mencari 'The Next Top Leader' di Takalar |
![]() |
---|
Annar: Saya Dimintai Rp5 Miliar agar Bebas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.