Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Calon Pj Gubernur Sulsel

Titian Muhibah

Saya memaknai catatan yang Armin buat tersebut semacam otokritik yang sungguh-sungguh karena atas dasar rasa persaudaran terhadap saya dan rasa sayang

|
Editor: Ari Maryadi
Tribun Timur
Selle KS Dalle anggota DPRD Sulsel Fraksi Partai Demokrat 

Merawat Titian Muhibah: jembatan kecil yang dibangun atas dasar persaudaraan dan cinta kasih dengan saudara Armin Mustamin Toputiri

Oleh Selle KS Dalle
Anggota DPRD Sulsel Fraksi Demokrat

TRIBUN-TIMUR.COM -- Hari ini saudara Armin Mustamin Toputiri membuat tulisan dengan titel: DPRD SULSEL KHIANAT PADA RAKYAT.

Tulisan dibuat sebagai catatan atas catatan saya terhadap tahapan proses yang ada di DPRD Sulsel dalam menjaring nama untuk diusulkan sebagai calon PJ Gubernur Sulsel. 

Namun sampai batas akhir masa pengajuan usulan tidak mengerucut 3 (tiga) nama yang bisa dikirim kepada kemendagri. 

Sehingga yang ada, adalah DPRD Sulsel mengirimkan semacam laporan proses kepada kemendagri.

Dalam laporan tersebut tertera 4 (empat) nama sebagaimana yang masuk pada tahapan penjaringan melalui masing-masing fraksi.

Jika terjadi perbedaan menilai sesuatu dalam mencakapkan secara lisan atau tulisan maka cara bijak untuk saling "memaklumi", menemukan titik kompromi atas perbedaan tersebut bisa cukup dengan merenung sejenak sembari dalam hati berbisik.

“Ini hanya karena perspektif --cara pandang kita-- yang berbeda". 

Hal ini jamak terjadi karena informasi yang diterima dan dipahami berbeda, bisa juga karena kebetulan saat itu posisi berpijak berbeda.

Catatan yang dibuat saudara Armin Toputiri yang sudah saya kenal dekat bukan hanya saat menjadi kolega di DPRD Provinsi periode lalu tapi jauh sebelumnya.

Sehingga saya memaknai catatan yang ia buat tersebut semacam otokritik yang sungguh-sungguh karena atas dasar rasa persaudaran terhadap saya dan rasa sayang dan kecintaannya pada lembaga yang pernah ia tempati sebagai pimpinan AKD.

Jika semua karena atas dasar rasa persaudaraan dan kecintaan tentu tidaklah elok jika saya dengan saudaraku Armin Mustamin Toputiri berbalas pantun di ranah publik "menghakimi" yang telah berlalu.

Armin Mustamin Toputiri mantan Anggota DPRD Sulsel periode 2009-2014 dan 2014-2019.
Armin Mustamin Toputiri mantan Anggota DPRD Sulsel periode 2009-2014 dan 2014-2019. (Facebook Armin Mustamin Toputiri)

Mengenal sosok Armin Toputiri sebagai pembelajar yang kuat maka catatan atas catatan saya mengenai "Paripurna Yang Tak Sempurna" kemarin, bisa dimaknai beliau sedang mengingatkan bahwa telisiklah sejumlah kelemahan dan kekurangan yang ada dalam tatib saat ini.

Lalu buatlah sebagai bahan catatan perbaikan saat pansus revisi tatib DPRD periode yang akan datang bekerja. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved